INAPGOC Respons Masukan Soal Venue Belum Ramah Disabilitas

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 29 Sep 2018 15:17 WIB
INAPGOC saat meninjau venue Asian Para Games 2018 )Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta - Panitia Penyelenggara Asian Para Games (INAPGOC) menerima semua masukan dari penyandang disabilitas saat meninjau dua venue di Gelora Bung Karno. Mereka segera lapor Pusat Pengelolaan Kompleks GBK.

Hal itu diungkapkan Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari meninjau langsung venue bersama Menteri Sosial Agus Gumiwang, dan beberapa penyandang disabilitas, Jumat (28/9/2018).

Dalam tinjauannya, toilet masih belum ramah, kursi penonton disabilitas belum dibangun, guiding block atau jalur pemandu penyandang disabilitas yang masih belum maksimal.






"Kami akan pakai toilet portable. Kami sudah order yang khusus disabilitas," kata Okto.

"Tapi perlu diingat INAPGOC tidak boleh mengerjakan yang sifatnya permanen jadi harus temporary. Jadi masukan yang kami dapat dari hasil tinjauan ini akan kami sampaikan ke PPK GBK dan mestinya mereka cepat lah responnya," sambungnya.

Rencananya, di setiap venue akan dilengkapi sekitar delapan toilet. Juga di zona-zona lainnya yang bukan venue. Selain itu, tentu kami akan memaksimalkan volunter untuk membantu dan memberi pendampingan bagi para penyandang disabilitas.






"Volunter itu kami berikan dua materi. Materi pertama tentang general info dan pemahaman disabilitas termasuk komunikasi, respons, dan lainnya. Kedua itu teknis. Jadi bisa tentang venue, katering, sport. Tapi secara umum volunter sudah tahu bahasa komunikasi bahkan untuk tuna rungu. Dengan harapan mereka lebih bisa responsif."

"Tapi ini proses orang yang training saja bisa salah apalagi yang cuma latihan seminggu dua minggu. Makanya kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia ini panggung kita. Kita harus gotong royong untuk membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia bisa," tutupnya.


(mcy/mrp)