Adaptasi Perenang Indonesia ke Asian Para Games di GBK Minim

Mercy Raya - Sport
Rabu, 03 Okt 2018 14:55 WIB
Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta - Perenang nasional ke Asian Para Games 2018 memiliki waktu pendek untuk beradaptasi dengan Stadion Akuatik di kompleks Gelora Bung Karno (GBK). Bahkan, sampai hari ini mereka belum bisa menggunakan kolam utama.

Dari pantauan detikSport, atlet renang nasional ke Asian Para Games 2018 berlatih di kolam pemanasan, Stadion Akuatik. Sementara, dua kolam utama digunakan untuk klasifikasi para atlet. Di kolam itu dari mulai pelatih kepala sampai psikolog turun tangan untuk memantau latihan para atlet.

"Ya mungkin nanti dicari waktu yang pas kapan latihan di sana. Karena kami sendiri tidak mendapat daftar latihan dari panitia. makanya daripada bagaimana ya lebih baik kami latihan di sini saja," kata koordinator pelatih para renang, Dimin, saat ditemui di sela-sela latihan.




Dimin menambahkan atlet para-renang itu bukannya tak mengenal Stadion Akuatik. Mereka pernah menjajal kolam utama di test event pada 27 Juni sampai 3 Juli.

"Jadi, sebenarnya sisa tiga hari ini kami tinggal menjaga perasaan anak-anak agar jangan sampai ada rasa kecewa. Memberi motivasi," dia mengungkapkan.

Bahkan selama di Jakarta intensitas untuk berkumpul bersama mulai padat. Hal ini tak lepas dari jadwal pertandingan yang kian dekat. Asian Para Games akan resmi dibuka 6 sampai 13 Oktober. Di multievent itu, NPC renang menurunkan 28 atletnya.

"Sekalian untuk memberi informasi juga kepada atlet. Misalnya bila ada pengumuman yang penting," ujar dia.





Saksikan juga video 'Sempat Terpuruk, Laura Dinda Bangkit dan Menerima Kenyataan':

[Gambas:Video 20detik]

(mcy/fem)