detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 06 Okt 2018 22:14 WIB

Keberagaman Indonesia Buka Asian Para Games 2018

Amalia Dwi Septi - detikSport
Upacara pembukaan Asian Para Games 2018 (Foto: Arief Bagus/AFP Photo) Upacara pembukaan Asian Para Games 2018 (Foto: Arief Bagus/AFP Photo)
Jakarta - Pembukaan Asian Para Games 2018 berlangsung sederhana tapi penuh makna. Keberagaman Indonesia menjadi sajian utamanya.

Pembukaan Asian Para Games digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (6/10/2018). Acara sudah dimulai pukul 18.30 WIB yang dibuka oleh MC Raffi Ahmad.

Penampilan pertama diawali dengan penyanyi Sheryl feat Claudia (penyanyi cilik penyandang disabilitas) dengan judul lagu Dream High. Hiburan selanjutnya menampilkan Jamaica Cafe. Tema pembukaan Asian Para Games sendiri adalah We Are One.

Sajian tabuhan genderang menjadi salah satu sajian di awal upacara ceremony. Kolosal parade jumlah kepercayaan di Indonesia menyambung. Ribuan kisah-kisah berbeda terukir dalam candi-candi imajinasi. Salah satunya menampilkan bangunan masjid, gereja, dan beberapa rumah adat.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan bendera oleh Dewan Pengarah Asian Para Games Puan Maharani yang dilanjutkan pengibaran bendera dengan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh Shanna Shannon diiringi dengan bahasa isyarat.

"Merah lambang keberanian, putih lambang kesucian dan perdamaian. Teruslah berkibar bendera merah putihku. Jadilah simbol persatuan dan berikan warna pada dunia," kata Puan.

Presiden RI, Joko Widodo, datang langsung ke acara pembukaan. Barisan defile atlet masuk ke stadion, diawali dari Afganistan.

Kontingen China dengan rombongan besarnya, mencuri perhatian dengan membawa spanduk 'Hello Indonesia'. Indonesia sebagai tuan rumah menempati posisi defile yang terakhir.

Sambutan dari ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari dan presiden Komite Paralimpik Asia (APC) Majid Rashed menjadi acara berikutnya. Setelah itu, ada mengheningkan cipta untuk korban bencana alam di Lombok, Donggala, dan Palu. Sambutan dari Presiden Jokowi resmi membuka ajang empat tahunan atlet penyandang disabilitas itu.

"Saya bangga nenyambut kehadiran bapak ibu dan sodara-sodara serta tamu istimewa dari 43 negata melalui Asian Para Games 2018 ini. Kami ingin merayakan persaudaraan, menunjukkan kegigihan dan perstasi., menunjung tinggi kemanusiaa. Dan mengucapkan bismillahirohmanirohim saya nyatakan dengan resmi Asian Para Games dibuka," ujar Jokowi.

Satu pemandangan menyentuh terlihat saat Jokowi diundang oleh salah gadis penyandang disabilitas, Kurnia. Dia memberi hadiah tulisan 'Ability' yang dikemas dalam kotak. Dengan memanah 'disability' hilang tiga huruf terdepan hingga terbaca menjadi 'ability'.

Sebuah perahu berlayar yang ditampilkan seolah di laut keberagaman menuju pulau-pulau yang ada di Indonesia. Artinya, dari dasar laut, pemikiran kuno diungkap dan dimusnahkan. Memberi jalan pada perspektif baru, hidup yang merangkul perbedaan dan memberi sinar keberagaman.

Turut diramaikan pula oleh Sabar Gorky (pendaki gunung), Bulan Karunia (pelajar), Martin Losu (sprinter), Abdul Hamid (atlet panahan), dan Sue Austin (seniman).

Selanjutnya, lagu Paralympic menyertai pengibaran bendera Asian Paralympic Comittee dilanjutkan dengan pembacaan sumpah oleh atlet.

Sebuah pertunjukan yang begitu menyejukkan hati ditampilkan. Adalah sekelompok anak-anak yang diiringi alunan musik yang dimainkan Allafta Hirzi Sodiq.

Sesi dilanjutkan Ketua Umum National Paralympic Commitee Senny Marbun yang membawa obor, bersama Menpora Imam Nahrawi, mantan perenang Soeharto dan Sekretaris Umum National Paralympic Commitee Pribadi SH, serta perenang Jendi Pangabean.

Kaldron dinyalakan oleh wayang sebagai simbolisasi bahwa sekarang tak ada manusia yang akan hidup di bawah bayangan manusia lain

Acara penutup dimeriahkan penampilan beberapa penyanyi. Di antaranya Armand Maulana, Once, Vidi Aldiano, Lesti, Zara Leola, Ariani Nisma Putri, Regina Poetiray, dan Maudy.

Sebanyak 43 negara menjadi peserta dari Asian Para Games 2018. Acara ini berlangsung 6-13 Oktober mendatang.

(luc/luc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed