detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 11 Okt 2018 12:37 WIB

Ni Made Arianti Kalahkan Tikungan GBK dengan Satu Mata

Femi Diah - detikSport
Ni Made Arianti mengajak tunanetra dan low vission pede. (Agung Pambudhy/detikSport) Ni Made Arianti mengajak tunanetra dan low vission pede. (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta - Ni Made Arianti hanya mampu melihat dengan satu mata. Latihan keras membuat dia sanggup melewati tikungan dengan mulus hingga merebut medali perak Asian Para Games 2018.

Arianti menunjukkan kemampuan di lari jarak pendek dan menengah. Dia meraih medali perak dari lari 100 meter dan lari 400 meter di klasifikasi T13, atlet dengan gangguan penglihatan. Arianti hanya melihat dengan mata kanan, itupun hanya pada jarak pendek.

Dalam persaingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (11/10/2018), Arianti berhasil mencatatkan waktu 1 menit 5,29 detik. Emas diraih para atlet asal Jepang Mana Sasaki dengan waktu 1 menit 1,48 detik.




Sehari sebelumnya, dia juga meraih perak di venue yang sama. Perak didapatkan dari nomor lari 100 meter.

Jika lari 100 meter hanya perlu lintasan lurus, tidak untuk lari 400 meter. Arianti dituntut untuk menaklukkan empat tikungan untuk menyelesaikan satu putaran SUGBK.

Arianti mengakui berlari dengan jarak 400 meter lebih sulit ketimbang lari 100 meter.

"Saya kurang pandai untuk tikungan, agak susah lewati tikungan. Makanya, saya harus menyesuaikan di sana karena saya hanya melihat dengan mata sebelah kanan, itupun dengan jarak pandang yang terbatas," kata Arianti usai lomba.

"Saya berusaha keras untuk bisa menaklukkan tikungan itu. Awalnya, saya didampingi (saat latihan), selanjutnya sendiri," ujar dia.

Selain itu, Arianti bertekad tak ingin mengecewakan keluarga, pelatih, dan masyarakat Indonesia. Utamanya penonton yang sudah membeli tiket untuk menyaksikan Asian Para Games 2018.

"Saya selalu di-support sama pelatih. Dia bilang apapun yang terjadi dari Tuhan. Orang tua, guru saya di sekolah dulu, teman kuliah, teman di asrama terimakasih sudah mendukung saya," ujar dia.

"Kepada teman-teman yang juga memiliki gangguan penglihatan jangan pernah menyerah. Kalian itu spesial. Kita tidak pernah tahu rejeki untuk kita semua. tetap keep fight jangan minder, jangan takut untuk mencoba," dia menegaskan.




Saksikan juga video 'Tiga Srikandi Indonesia Raih Medali Lari 100 Meter':

[Gambas:Video 20detik]

(fem/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed