Gudang Garam Reli Asia Pasifik VI
Valimaki Bertahan, Rifat Bermasalah
Minggu, 11 Sep 2005 14:29 WIB
Makassar - Jussi Valimiki menjaga posisinya untuk menjadi yangterbaik di Asia Pacific Rally 2005 seri VI di Makassar. Sementara pereli Indonesia Rifat Sungkar bermasalah dengan mobilnya.Valimaki, yang berpasangan dengan navigator Jarkko Kalliolepo, tampaknya akan masih memegang tampuk pimpinan klasemen umum karena hingga Spesial Stage (SS) 11 yang berakhir pada Minggu (11/9/2005) siang di Bili-bili, ia telah menorehkan total waktu tercepat dengan 2 jam 50 menit 47,3 detik.Dengan mobil andalannya, Mitsubishi Evolution VIII, Valimaki semakin memantapkan posisinya dan sepertinya sulit dikejar karena penampilannya di lintasan yang berbatu, berdebu, bertikungan tajam, dan bercuaca panas, sangat konsisten.Hanya saja, dari tiga SS yang sudah dilewatinya di hari kedua ini, hanya di SS-11 Valimaki gagal menjadi yang tercepat dan harus mengakui rekan setimnya di MRF Tyres, Katsuhiko Taguchi/Mark Stacey. Di SS-11 yang membentang sebanyak 200 tikungan lebih, Valimaki mencatat waktu 17 menit 46 detik. Sedangkan Taguchi mencatat waktu 17:38,1 detik.Alhasil Taguchi kini hanya berbeda 56 detik lebih lambat dari total waktu yang dicatatkan Valmaki, dengan waktu 2:51:42,8 detik. Sedangkan untuk posisi ketiga tetap diduduki Geoff Argyle/Jane Black dengan waktu 2:57:58,1 detik.Perubahan justru terjadi di posisi keempat hingga delapan. Pimpinan klasemen sementara seri Kejurnas Rally 2005, Rifat Sungkar/Karel Harilatu yang hingga akhir leg pertama, Sabtu (10/9/2005), bersandar di posisi keempat, kali ini melorot drastis ke urutan keenam dengan waktu 3:01:47 detik. Posisi ketiganya diambil alih oleh rival utamanya Herry Agung/Hade Mboi dengan waktu 3:0:04,9 detikMelorotnya posisi Rifat karena dia mengalami masalah serius pada kondisi mobil Proton Pert-nya. Setelah menyelesaikan SS-9 dengan mudah, Rifat harus mengendarai mobil dengan kondisi tidak sempurna di SS-10. Shockbreaker mobilnya rusak serius sehingga Rifat tidak bisa memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.Untuk mengamankan posisinya agar tidak terlempar dari kejuaraan ini, Rifat pun mengambil jalan keluar dengan melajukan mobilnya seadanya yang penting bisa masuk finis. Pada SS-10 ini, posisi Rifat yang sebelumnya di urutan keempat, terlempar ke urutan delapan."Semoga mobil saya tidak bermasalah lagi untuk mengarungi dua SS yang tersisa, SS-12 dan SS-13. Saya ingin finis karena setidaknya itu bisa mengamankan posisi saya di seri Kejurnas," tandas Rifat saat ditemui detiksport di Service Area. (ian/)











































