detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 09 Feb 2019 00:30 WIB

Hasil Proliga: Tarung 5 Set, Popsivo Polwan Bekap Bank Bjb Pakuan

Andhika Dwi - detikSport
Popsivo Polwan mengalahkan Bank Bjb Pakuan dalam due lima set di final four putaran I Proliga 2019. Foto: Andhika Dwi Popsivo Polwan mengalahkan Bank Bjb Pakuan dalam due lima set di final four putaran I Proliga 2019. Foto: Andhika Dwi
Kediri - Juara putaran I Jakarta PGN Popsivo Polwan bangkit untuk mengalahkan Bandung Bank Bjb Pakuan dalam duel lima set, pada laga final four putaran pertama Proliga 2019.

Bertanding di GOR Joyoboyo, Kediri, Jawa Timur, pada Jumat (8/2/2019), Popsivo Polwan menang 3-2 dengan kedudukan 19-25, 25-19, 25-20, 19-20, 15-9.

Jakarta PGN Popsivo Polwan langsung memulai dengan menyerang lebih dulu. Amalia Fajrina dan timnya langsung memimpin 8-6, namun BJB Pakuan mampu mengejar hingga menyamakan skor 16-16. Akhirnya BJB Pakuan semakin semangat dan percaya diri hingga tim asal Bandung itu mampu amankan set pertama 25-19.

Namun set kedua anak asuh pelatih asal Thailand, Chamnan Dokmai memimpin jauh tanpa membiarkan lawan berkembang sehingga set kedua jadi milik Popsivo dengan 25-19.


Memasuki set ketiga Bank bjb Pakuan mencoba bangkit dengan menyerang lebih dulu, namun Aprilia Manganang dkk tidak kendur sehingga mereka mampu memimpin 13-9. Pertandingan kemudian berlangsung kian sengit diperlihatkan kedua tim untuk mempertahankan permainan dan akhirnya Popsivo amankan set ketiga 25-20.

Set keempat kembali terjadi kejar mengejar angka, 5-5. Kemudian Shella Bernadetha cs dari Bank bjb menunjukkan perlawanan sengit sehingga berhasil memimpin 16-14, sebelum menutup set keempat dengan mudah 25-19. Di set penentu Popsivo Polwan langsung melesat melancarkan serangan hingga dengan mudah mengakhiri pertandingan dengan 15-9.

"Saya selaku pelatih selalu memberikan yang terbaik saat latihan, tapi saat pertandingan itu di luar kemampuannya," ucap pelatih Popsivo Polwan Chamman Dokmai kepada detikSport usai pertandingan. "Pemain hari ini, mungkin karena mendapat tekanan yang cukup besar jadi agak susah untuk menaikkan mentalnya."


"Ini juga pengalaman pertama bagi saya, kita melihat juga keadaan mentalnya saat ini benar-benar berbeda, tapi mereka masih mampu menunjukkan komunikasi tim yang bagus, tapi saya juga tadi tetap optimis meskipun poinnya semoat tertinggal."

"Saya tidak bisa menebak apa yang akan terjadi besok (lawan Pertamina), mungkin hari ini kita bermain seperti ini (kurang bagus) tapi besok bisa bermain bagus, kita tidak tau apa yang akan terjadi. Tapi kita tetap optimis untuk besok, soalnya seperti apapun tadi juga kita bisa melaluinya," imbuh Chamman.

Sedangkan bagi pelatih Bandung Bank bjb Pakuan, Teddy Hidayat mengaku jika anak asuhnya telah mampu menunjukkan permainan yang luar biasa, sehingga mampu mengimbangi permainan Popsivo. Meski begitu, diakui Teddy, fokus para pemainnya berkurang di akhir laga.

"Di set terakhir itu mungkin karena tadi kita ketinggalan ya jadi konsentrasi anak-anak agak buyar, soalnya kita poinnya agak jauh. Mungkin juga saat itu tadi kita tertekan jadi kita malah tambah tertekan lagi. Kalau saya masih ada target, karena pertandingan pun masih terbuka lebar. Mungkin hanya tadi anak-anak masih adaptasi dulu, mereka tidak kita bebani ya karena target kita kan masuk final four, dan kita sudah masuk," kata Teddy. (rin/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com