detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 27 Apr 2019 04:52 WIB

Persiapan Mepet dan Tantangan bagi Azzahra Lolos ke Final Kejuaraan Dunia Junior

Mercy Raya - detikSport
Azzahra Permatahani hanya memiliki empat bulan untuk bersiap menuju Kejuaraan Dunia Junior 2019. (Foto: dok. PRSI) Azzahra Permatahani hanya memiliki empat bulan untuk bersiap menuju Kejuaraan Dunia Junior 2019. (Foto: dok. PRSI)
Jakarta - Pelatih renang nasional David Armandoni harus memutar otak untuk memaksimalkan latihan Azzahra Permatahani menuju Kejuaraan Dunia Junior 2019. Waktu empat bulan akan dimanfaatkan secara maksimal.

Kejuaraan Dunia Renang Junior berlangsung di Budapest, Hongaria, 20-25 Agustus mendatang. Azzahra lolos ke kejuaraan dunia setelah catatan waktunya melampui limit A FINA World Junior Swimming Championship 2019.

Limit waktu yang ditetapkan FINA 2 menit 16,97 detik di nomor 200 meter gaya ganti putri. Tapi Azzahra mampu melampuinya dengan catatan 2 menit 16,71 detik di Indonesia Open Aquatic Championship Desember lalu, Jakarta.

Melihat kemampuan Azzahra, David sejatinya optimistis atletnya bisa mencapai target lolos final di kejuaraan tersebut. Tapi dia terkendala karena pelatnas yang belum juga dimulai karena persoalan budget. PRSI berencana menggulirkan pelatnas selepas Lebaran.

"Jika kami punya persiapan yang bagus target mencapai final bisa terjadi. Sebab, setelah final apapun bisa menjadi mungkin meski kami juga tahu di final bakal jauh lebih sulit karena lawan yang dihadapi adalah perenang terbaik dan memiliki persiapan sejak lama," kata David di Stadion Akuatik, GBK, Jumat (26/4/2019).

"Sementara kami belum melakukan persiapan sebaik itu, bahkan untuk memulai pelatnas juga belum," sambungnya.


Menurut David, persiapan pelatnas idealnya dilakukan sejak enam bulan lalu. Tim nasional renang Singapura, misalnya malah telah memulai training camp di Australia sejak lama.

Hal lainnya, David juga berharap, PRSI bisa mengatur persiapannya termasuk kejuaraan yang bakal diberi prioritas khususnya untuk Azzahra.

Sebagai gambaran, pada Juni mendatang akan ada Kejuaraan Renang Kelompok Usia se-Asia Tenggara di Kamboja. David khawatir PRSI akan mendaftarkan Azzahra untuk bisa meraih prestasi.

"Jika federasi meminta Azzahra ikut ke Kamboja Juni mendatang maka akan sulit mematok target di Kejuaraan Dunia Junior. Sebab, menuju ke sana kita juga harus mempersiapkannya seratus persen. Belum lagi saat di sana akan menghabiskan waktu sepekan, bisa dibilang kami kehilangan waktu untuk latihan. Jadi saya harap mereka bisa mengatur persiapannya," ujarnya menjelaskan.

"Kami (memang) terlambat tapi kami akan berusaha melakukan apa yang bisa dilakukan. Dalam arti, kami memaksimalkan waktu yang ada sehingga persiapan juga lebih baik dan Azzahra pun memiliki motivasi," katanya. (mcy/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com