detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 04 Agu 2019 18:12 WIB

Raih Emas Kejurnas Atletik 2019, Rio Maholtra Tak Puas

Mercy Raya - detikSport
Rio Maholtra raih emas lari gawang di Kejuaraan Nasional Atletik 2019. (Foto: Mercy Raya/detikSport) Rio Maholtra raih emas lari gawang di Kejuaraan Nasional Atletik 2019. (Foto: Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - Pelari gawang Rio Maholtra mempersembahkan medali emas untuk Sumatera Selatan di Kejuaraan Nasional Atletik 2019. Namun ia tak sepenuhnya puas dengan hasil itu.

Melakoni lomba di Stadion Atletik Pakansari, Cibinong, Bogor, Minggu (4/8/2019), Rio menjadi yang tercepat melintasi garis finis nomor lari gawang 110 meter senior. Ia membukukan waktu 14,11 detik.

Dia mengalahkan pelari-pelari dari Jawa Timur yang menempati peringkat dua dan tiga. Mereka adalah Ghanes Bagus Pandega dan Haris Halim Setiadi yang masing-masing mencatatkan waktu 14,62 detik dan 14,87 detik.




Hasil catatan waktu Rio memang menjadi yang terbaik, tapi belum melampui catatan rekor nasional atas namanya sendiri di semifinal Asian Games 2018. Saat itu dia mencatatkan waktu 14,02 detik.

"Sebenarnya saya bersyukur hasilnya segitu. Sebagai pelari gawang sudah finis rasanya bersyukur sekali. Tapi kalau melihat dari waktu di latihan, itu harusnya bisa dapat 13,9 detik atau minimal pecah rekornas lagi," kata Rio usai lomba.

Salah satu penyebab gagalnya Rio menembus rekor nasional di lomba kali ini adalah kurangnya pemacu. Tanpa babak penyisihan, lomba langsung menggelar partai final dan hanya diikuti tujuh pelari. Satu pelari yakni Irwan Suadi dari DKI Jakarta didiskualifikasi karena curi start




"Kalau ada babak penyisihan akan jauh lebih baik lagi atau minimal peserta lebih dari delapan, supaya dua kali lari. Bagi kami pelari penyisihan sebagai penyesuaian juga di lapangan. Nah, kalau tadi kan tidak merasakan atmosfer pertandingan sama sekali, karena langsung final," dia menjelaskan.

Meski demikian, Rio masih bisa bernapas lega karena catatannya melewati limit pelatnas SEA Games 2019 Filipina. Untuk level senior, PB PASI menetapkan 14,15 detik.

"Kalau di level SEA Games beda lagi mungkin. Di atas kertas saya masih ranking dua di bawah pelari Malaysia. Semoga bisa menembus 13,7 detik lah," ujar dia.




Sementara itu, di sektor putri. Nomor lari gawang senior 100 meter Ken Ayu Thaya dari DKI Jakarta menjadi yang terbaik setelah membukukan waktu 14,42 detik.

Menyusul di peringkat dua ditempati pelari asal Nusa Tenggara Barat, Rohani, dengan 14,56 detik dan pelari asal Jawa Tengah, Wiji Listiani Sari, dengan catatan waktu 16,29 detik.

Simak Video "Adu Tajam Trio Firmansah Vs Trio Aubameyang-Lacazette-Pepe"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
NEWS FEED