KONI Tetap Evaluasi Cabang Minim Medali SEAG 2005

KONI Tetap Evaluasi Cabang Minim Medali SEAG 2005

- Sport
Kamis, 20 Okt 2005 17:40 WIB
KONI Tetap Evaluasi Cabang Minim Medali SEAG 2005
Jakarta - Kendati memutuskan untuk memberangkatkan sejumlah cabang olah raga yang diragukan bisa menyumbang medali di Sea Games XXIII Filipina, Koni akan tetapmelakukan evaluasi terhadap cabang-cabang itu.Seperti diketahui, dalam rangka persiapan menghadapi Sea Games 2005, KONI selalu melakukan pertemuan rutin bersama cabang-cabang yang akan diberangkatkan gunamelakukan evaluasi.Dijelaskan Kepala Satuan Kerja (Kasaker) Pelatnas SEA Games XXIII Manila, Djoko Pramono bahwa pihak KONI menerima laporan hasil kemajuan yang cukup baik dalamrapat evaluasi hari Kamis (20/10/2005) ini.Namun terhadap cabang-cabang yang diragukan bisa menyumbang medali seperti squash putri, sepak bola putri dan golf, KONI tetap melakukan evaluasi lebihterhadap cabang-cabang itu."Kita akan tetap memberangkatkan cabang-cabang yang diragukan bisa memberi medali, oleh karenanya evaluasi akan tetap dilakukan. Kita akan selalu push mereka agar kemajuannya bisa terus membaik," jelas Djoko pada wartawan di gedung KONI pusat, Senayan, Kamis (20/10/2005).Selain menjelaskan mengenai cabang minim medali, KONI juga akan mengirimkan dua wasit di setiap cabang dimana Indonesia mengirimkan atletnya.Indonesia memang dijadwalkan mengikuti 36 cabang, dari total 41 cabang olah raga yang diperlombakan, dengan mengirimkan total 628 atlet. Pelatih yang akan dikirim berjumlah 148 (lokal dan asing), 9 teknisi, 38 manajer dan total 247 orang ofisial. Indonesia akan mengikuti 348 nomor dari 441 nomor yangdipertandingkan Sementara itu KONI juga memberlakukan aturan khusus untuk para atletnya saat di Filipina nanti. Mereka tidak akan diperkenankan berjalan-jalan sendiri jikaada waktu luang. Setidaknya harus ada yang menemani."Pokoknya atlet tidak boleh jalan sendirian setidaknya ada yang mendampingi. Soalnya banyak 'lampu merah', soalnya di sana banyak tempat judi sih," tandas Djoko. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads