Kemenpora Berharap Pemangkasan Cabor di PON 2020 Diterima dengan Legawa

Mercy Raya - Sport
Jumat, 30 Agu 2019 05:22 WIB
Jumlah cabor di PON 2020 dipangkas. (Foto: Wilpret Siagian/detikSport)
Jakarta - Pemangkasan jumlah cabang olahraga di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua diperkirakan memicu resistensi dari federasi. Pemerintah berharap mereka legawa.

PON XX Papua akan dilangsungkan mulai 20 Oktober 2020 sampai 2 November 2020. Pesta olahraga Tanah Air itu diputuskan mempertandingkan 37 cabang olahraga, dari sebelumnya 47 cabor.



Keputusan tersebut diprediksi tak akan memuaskan seluruh pihak. Apalagi sejumlah cabang olahraga sudah dan tengah melakukan kualifikasi PON.

"Bahwa akan ada like dislike itu hasil keputusan Sidang Kabinet. Selain itu, di mana pun kebijakan publik pasti tak memuaskan semua pihak," kata Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto di Kantor Kemenpora, Senayan, Kamis (29/8/2019).




"Untuk itu, kami mohon kelegawaan dari cabor, sebab ini kepentingan nasional, jangan ego masing-masing," dia menambahkan.

Kemenpora akan mengagendakan pertemuan dengan cabor dan menjelaskan gambar besarnya.

"Rencananya sesudah ditandatangani semua kami akan panggil cabor. Bahwasannya akan ada cabor yang menolak tolong diingat ini kepentingan nasional," ujar Gatot.

Simak Video "KOI Minta Kompetisi All England Dihentikan!"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/raw)