detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 05 Nov 2019 18:41 WIB

Menpora Beri Penghargaan Atlet & Pelatih Berprestasi Ajang Tunggal

Faidah Umu Sofuroh - detikSport
Foto: Kemenpora Foto: Kemenpora
Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali memberikan penghargaan kepada para atlet dan pelatih cabang olahraga (cabor) berprestasi ajang tunggal 2019, di Auditorium Menpora, Senayan, Jakarta Pusat. Cabor berprestasi tersebut adalah, paragliding/paralayang, jet ski, bulu tangkis, wushu, pencak silat, dan panjat tebing.

Menurut Zaenudin, pemberian penghargaan berupa bonus uang adalah bagian dari perhatian dan apresiasi pemerintah terhadap perjuangan para atlet, pelatih, dan semua yang terlibat dalam cabor yang berprestasi mengharumkan nama bangsa.

"Terima kasih atas pengabdian para atlet dan pelatih serta semua yang terlibat, ini merupakan bentuk perhatian pemerintah. Tentu jangan dilihat jumlahnya, ke depan akan terus diupayakan ada peningkatan," kata Zainudin dalam keterangan tertulis, Selasa (5/11/2019).


Zainudin menambahkan, wujud perhatian pemerintah kali ini tak hanya pada multi even. Namun, perhatian juga diberikan untuk single even yang pada kejuaraan dunia 2019 ini telah menorehkan keberhasilan mengibarkan merah putih dan mengumandangkan Indonesia Raya, memperoleh emas, perak, maupun perunggu.

"Perhatikan pemerintah menyeluruh, termasuk kita pikirkan terus bagaimana pasca menjadi atlet, masa depannya. Khusus untuk yang ingin mengabdi di pemerintahan kita sediakan tempatnya, untuk menjadi ASN misalnya akan terus kita bicarakan dengan kementerian/lembaga terkait agar semakin meningkat dari yang sekarang. Ketika atlet berprestasi kita sanjung, tidak elok kalau sesudah masanya purna terus kita lupakan, mereka telah mengharumkan nama bangsa," ucapnya.

Ada enam cabor berprestasi secara ajang tunggal, cabor paragliding di FAI ke-10 World Champion of Paragliding Accuracy Championship, cabor jet ski pada IJSBA Worl Finals, cabor bulutangkis di BWF World Junior Champhionship (Piala Suhandinata), cabor wushu pada World Wushu Championship ke-15, cabor pencak silat di World Pencak Silat Championship ke-18, dan cabor panjat tebing di IFSC Climbing World Cup. Total bonus yang diberikan Rp 6,154 miliar untuk 66 atlet dan pelatih.

Salah satu atlet yang memperoleh penghargaan adalah Aries Susanti Rahayu dari panjat tebing yang berhasil meraih emas. Ia juga mampu memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 6,995 detik yang sebelumnya 7,101 detik atas nama Yiling Song. Atas apresiasi bonus dari pemerintah, Aries menyampaikan terima kasih.


"Terima kasih kepada Menpora yang sudah memberikan perhatian, semoga ke depan terus ada perhatian sehingga membuat semangat para atlet dan mendorong lahirnya atlet-atlet baru," kata Aries.

Di tengah pemberian penghargaan bonus atlet dan pelatih berprestasi, Zainudin yang didampingi Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto dan Deputi Pembudayaan Olahraga, Raden Isnantajuga melepas Timnas Pelajar U-18 yang akan berlaga pada Asian School Football ke-18. Turnamen ke-47 ini, Indonesia menjadi tuan rumah, dan akan digelar di Balikpapan Kalimantan Timur, 15-25 November mendatang.

Delapan negara telah memastikan berpartisipasi, yakni China, India, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Sri Lanka, Thailand, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Menpora berharap ajang ini tak sekedar sebagai media menimba pengalaman dan mematangkan jam terbang. Lebih dari itu, prestasi akan lebih baik diraih sedini mungkin, sehingga selanjutnya tinggal mempertahankan dan meningkatkan.

"Kejuaraan tingkat pelajar Asia semoga menorehkan prestasi, tidak hanya proses pembelajaran tetapi mentalitas juara hendaknya sejak dini sudah tertanam," harapnya.

Selain itu, Zainudin juga melepas olahraga rekreasi masyarakat yang dekat dengan dunia bola yaitu Freestyle Soccer yang akan berangkat ke kejuaraan di Miami Amerika Serikat.

"Dulu Freestyle Soccer merupakan olahraga masyarakat di jalanan khususnya di Amerika Serikat, namun sekarang sudah berkembang di mana-mana. Pemerintah mendukung agar masyarakat terus bergerak, berolahraga, sehat dan bugar," pungkasnya.

Simak Video "Menpora Tak Akan Bantu Gaji Pelatih Timnas Sepakbola yang Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/prf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com