detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 23 Nov 2019 12:13 WIB

Pesta Sehat di Indonesia Night Run 2019

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Indonesia Night Run 2019 digelar 30 November (dok.Indonesia Night Run 2019)
Serpong - Mengambil tema pesta sehat, lomba lari Indonesia Night Run 2019 digelar pekan depan. Penyelenggara menargetkan 5.000 peserta ikut di ajang ini.

Bertempat di Q-Big, BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (30/11/2019), Indonesia Night Run ini berbeda dari lomba lari yang rutin sepanjang tahun di Indonesia.

Lomba lari ini menggabungkan berbagai macam kegiatan olahraga, seperti lari, workout, dan zumba dipadukan dengan aktraksi hiburan seperti bazaar, penampilan DJ, bahkan akan ada pertunjukan LED-light. itulah mengapa tema lomba ini dinamakan pesta sehat karena selain berlari demi kesehatan, para peserta juga bisa berpesta setelahnya.

Lomba lari ini akan mengambil start dan finish di Q-Big BSD City dengan rute lari berada di sekitarnya. Ada tiga kategori yang digelar yakni 5k, 10k dan 21k. Total hadiah mencapai Rp 125 juta. Target pesertanya adalah 5.000 pelari dengan komposisi 2.500 pelari di kategori 5k, 1.750 pelari kategori 10k, dan 750 pelari dikategori 21k atau half marathon.

"Kami lari pada malam hari. Kenapa larinya malam hari? Karena konsep kami adalah Race Performance yang menggabungkan lari dengan entertainment. Nah di sisi hiburanya ini kami akan pakai sound system dan LED yang banyak. Akan ada musik dari DJ ternama," ujar Promotor Indonesia Night Run 2019, Go Peter, dalam jumpa pers, Jumat (22/11/2019).

Pendaftaran online sudah dibuka sejak 4 Juli lalu dengan biaya Rp 400 ribu untuk 5k, Rp 550 ribu untuk 10k, dan Rp 650 ribu untuk 21k, dan ditutup per 19 November. Sampai saat ini diklaim sudah lebih dari 4 ribu peserta mendaftar dan panitia akan membuka pendaftaran offline mulai 25 hingga 27 November.






Kategori pemenang di setiap nomor terbagi menjadi kategori umur, kategori master, kategori kostum terbaik, kategori over all, dan kategori CEO untuk nomor 10K. Kategori CEO sendiri diperuntukkan untuk karyawan-karyawan seluruh perusahaan yang ikut mendaftar.

"Hingga Jumat ini, kami telah menerima lebih dari 4 ribu peserta. Target 5 ribu hingga pelaksanaan saya rasa akan terlampaui hingga 27 November pukul 17.00 WIB," tambah Peter.

Agar lomba lari ini berjalan lancar, panitia menyiapkan lebih dari 600 marshal, 40 tenaga paramedis, 6-8 ambulans, dan sistem perhitungan waktu dari MyLaps Sport Timing.

"Kawasan Q-Big BSD City dan jalanan di sekitarnya dipilih menjadi lokasi lomba karena beberapa alasan. Pertama, lingkungannya nyaman. Kedua, infrastruktur jalan yang dimiliki cukup baik," terang Riena Tambunan dari race management TrackMe.





Riena yakin para pelari nantinya akan merasakan pengalaman berbeda dari ajang lainnya.

"Kawasan Q-Big BSD City dan jalan di sekitarnya dipilih menjadi lokasi lomba karena lingkungan yang nyaman, dan infrastrukur cukup baik. Arus lalu intas kendaraan bermotor juga lebih mudah dikendalikan saat perlombaan dan juga kapasitasnya mencukupi untuk menampung 5 ribu pelari," demikian Riena.

"Jadi, tidak semua ajang olahraga kami dukung, namun event ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan kepedulian PLN dalam konsep eco lifestyle yang kembali bersatu dengan alam dalam dan hidup dunia tanpa polusi," timpal Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN, I Made Suprateka, soal alasan perusahaannya menjadi sponsor lomba lari ini.






Simak Video "Menikmati Alam Sambil Berlomba, Palopo"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com