detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 28 Nov 2019 03:34 WIB

Pemerintah Tak Mau Memperpanjang Urusan Salah Bendera di SEA Games 2019

Mercy Raya - detikSport
Insiden salah bendera mewarnai SEA Games 2019. (Foto: dok. 2019seagames.com)
Jakarta - Pemerintah melalui Kemenpora memaklumi Filipina yang gagap dalam penyelenggaraan SEA Games 2019. Soal salah pasang bendera, sudah ada komunikasi dan permintaan maaf.

Setelah muncul masalah makanan halal dan nonhalal SEA Games 2019, ada pula kritik terhadap Asosiasi Bola Lantai Filipina. Sebabnya adalah kesalahan pemasangan bendera.


Pada laga Indonesia lawan Filipina yang berlangsung di University of the Philippines, Quezon City, Senin (25/11/2019) itu, muncul bendera Thailand alih-alih bendera merah-putih. Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto bilang sudah menghubungi langsung pihak tuan rumah untuk meminta klarifikasi terkait itu.

Dalam komunikasi tersebut, Panitia Penyelenggara SEA Games 2019 Filipina (PHISGOC) diketahui sudah melakukan peneguran ke pihat terkait. Pemerintah Indonesia memastikan tak ingin memperpanjang masalah ini.


"Mungkin dari segi kesiapan, tuan rumah terburu-buru. Kami tak kecewa tapi bukan berarti kami menerima kejadian itu. Kami sudah komunikasi antar government, dengan pihak Philipina, dan (mereka) minta maaf," kata Gatot di Hall Basket, GBK, Senayan, Rabu (27/11/2019).

"Sejauh ini (mereka) akan memperkecil kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan karena mereka serba terburu-buru semua. Tapi mereka menjamin the show must go on."

"Kami tak ingin memperpanjang masalah itu dan saya anggap selesai. Harapan kami hal itu tak terulang dan kami maklum. Toh kami juga pernah menjadi penyelenggara juga," ujarnya.



Pemerintah Tak Mau Memperpanjang Urusan Salah Bendera di SEA Games 2019


Simak Video "Kemenpora: Peraih Medali Emas SEA Games Berpeluang Jadi PNS"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com