detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 29 Nov 2019 16:41 WIB

Hasil di Kejuaraan Ini yang Bikin Shalfa Dicoret dari SEA Games, Bukan Keperawanan

Bayu Baskoro - detikSport
Foto: Andhika Dwi Saputra
Jakarta - Kemenpora dan PB Persani memastikan pencoretan atlet senam, Shalfa Avrila Siani, dari skuat SEA Games 2019 Filipina semata-mata karena tak berprestasi. Prestasi pesenam asal Kediri, Jawa Timur itu tak memenuhi ekspektasi saat tampil di Kejurnas dan Kejuaraan Antar-PPLP.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora) dan Pengurus Besar Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) mengadakan sesi jumpa media di gedung Kemenpora, Jumat (29/11/2019) terkait masalah pencoretan atlet senam diduga karena alasan keperawanan. Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, memastikan hal tersebut tidak benar.

"Terkait pencoretan dan pergantian atlet itu semua wewenang cabang olahraga yang bersangkutan, bukan dari KONI atau Kemenpora. Yang pasti dalam olahraga mana pun, tidak ada itu tes keperawanan sebagai standar pemilihan atlet," kata Gatot.

Pernyataan yang sama juga dikemukakan Ketua Umum PB Persani, Ita Yuliati. Ia menyampaikan jika pencoretan Shalfa dari daftar kontingan senam SEA Games murni karena alasan penurunan prestasi atlet berusia 17 tahun tersebut.


"Sejujurnya, kami dari PB Persani kaget mendengar hal itu dari media. Sebenarnya, kami sudah jauh-jauh hari memasukkan nama empat atlet untuk itu dan sudah ada Surat Keputusannya, namun ada salah satu atlet kami, Tasza Miranda, cedera saat Kejuaraan Dunia dan harus digantikan Shalfa yang memang masuk long list," ujar Ita.

"Karena Tasza atlet dari Jawa Timur, kemudian diganti dengan Shalfa yang berasal dari provinsi sama. Tetapi, saat Kejuaraan Nasional Senam dan hasil Pusat Pengembangan Latihan Pelajar (PPLP) kemarin, prestasinya menurun drastis dan itu menjadi pertimbangan menggantinya dengan atlet lain yang lebih berprestasi," dia menambahkan.

Terkait isu pencoretan karena alasan keperawanan, Ita tidak bersedia berkomentar. Ia mengaku tak mau masalah tersebut justru mengganggu kontingen atlet senam lainnya yang sudah berangkat ke Filipina.

"Kami dari PB Persani tidak bisa menanggapinya karena hal tersebut sudah masuk ranah privasi," Ita menjelaskan.


Hasil di Kejuaraan Ini yang Bikin Shalfa Dicoret dari SEA Games, Bukan Keperawanan


Simak Video "Menpora Masih Perjuangkan 10 Cabor PON yang Dicoret"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com