detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 04 Des 2019 20:40 WIB

Cedera Pinggang Bikin Rahmat Erwin Pernah Ingin Tinggalkan Angkat Besi

Randy Prasatya - detikSport
Lifter Rahmat Erwin sempat terpikirkan untuk beralih ke tinju karena mengalami cedera pinggang ketika remaja. (Foto: Grandyos Zafna) Lifter Rahmat Erwin sempat terpikirkan untuk beralih ke tinju karena mengalami cedera pinggang ketika remaja. (Foto: Grandyos Zafna)
Manila - Peraih medali emas angkat besi SEA Games 2019 Rahmat Erwin sempat berpikir untuk banting setir menjadi petinju. Saat itu Rahmat mengalami cedera pinggang.

Medali emas itu dibawa pulang Rahmat setelah menjadi yang terbaik di kelas 73 kg putra. Dalam laga yang berlangsung di Rizal Memorial Sports Complex, Rabu (4/12/2019) sore, Rahmat mengalahkan Pham Tuan Anh dari Vietnam dan Erry Hidayat Muhammad dari Malaysia.


Prestasi gemilang itu langsung dicatatkan Rahmat di SEA Games pertamanya. Sekadar informasi pemudah berusia 19 tahun itu merupakan putra dari lifter legendaris Indonesia, Erwin Abdullah.

Untuk mencapai sukses seperti sekarang, karier Rahmat tidak lantas mulus-mulus saja. Rahmat pernah mengalami cedera pinggang pada 2015, yang membuatnya berpikir untuk berhenti menggeluti angkat besi dan beralih ke tinju.

"Pernah cedera pinggang lumayan parah, jadi sedikit juga angkat besi. Saya sempat ingin ikuti jejak karier kakek jadi petinju," kata Rahmat.


"Alhamdulillah saya tidak menyerah dengan cedera tersebut. Tetap semangat terus," sambungnya.

"Cedera pas masih remaja mungkin tahun 2015. Waktu itu, umur sudah cukup matang. Orang tua mulai ngejar. Latihannya sangat berat, mungkin overdosis. Jadi pinggang saya kena. Untung sudah sembuh."




Simak Video "Timnas Angkat Besi SEA Games 2019 Siap Raih Emas"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com