detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 19 Des 2019 18:55 WIB

Balap Sepeda Ajukan Rp 10 Miliar untuk Olimpiade 2020

Mercy Raya - detikSport
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) mengajukan Rp 10 miliar menuju Olimpiade 2020 Tokyo. Angka itu untuk mengakomodir sembilan atlet.

Selepas SEA Games, balap sepeda langsung mengalihkan konsentrasinya ke pesta olahraga olahraga yang lebih besar yaitu Olimpiade mulai 24 Juli sampai 9 Agustus 2020. Waktu yang menyisakan kurang dari enam bulan mereka harus gerak cepat. Termasuk untuk urusan pengajuan anggaran kepada pemerintah.

"Kami sudah mengajukan ke Kemenpora sebesar Rp 10 miliar tapi untuk setahun. Kami masukkan proposal pada Selasa kemarin tapi sepertinya harus direvisi karena pengajuan kami salah, harusnya sampai Juli saja," kata Kepala bidang Pembinaan Prestasi PB ISSI, Budi Saputra, ketika ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (19/12/2019).


ISSI memproyeksikan dua cabang menuju Tokyo, yakni BMX putra dan trek dengan total sembilan atlet. Mereka antara lain I Gusti Bagus Saputra, Rio Akbar, dan Toni Syarifudin, Crismonita Dwi Putri, Elga Kharisma Novanda, Puguh Admadi, Terry Yusha Kusuma, Ayustina Delia Priatna, dan Bernard Benyamin.

Mereka optimistis tiket Olimpiade bisa diraih kendati hasil SEA Games nyaris gagal total. Aiman Cahyadi cabang road race nomor Individual Time Trial Men Elite (ITT ME) menjadi satu-satunya atlet yang mempersembahkan medali emas. PB ISSI mematok target enam emas dari sebelumnya mencanangkan tiga emas.

"Posisi kita sekarang ada di peringkat 16 dunia. Sedikit lagi menuju ranking 12. Makanya, ini ada beberapa kejuaraan lagi untuk bisa menyodok poin tersebut. BMX sisa dua kejuaraan, sementara trek ada sekitar delapan sampai 10 event," dia menjelaskan.

"Kami tentu berharap anggaran bisa secepatnya dicairkan karena agenda-agenda tersebut wajib diikuti," dia menambahkan.

Budi juga tak khawatir anggaran yang diajukan tak disetujui pemerintah. Sebab, balap sepeda menurut Bappenas masuk dalam 10 cabang olahraga prioritas Olimpiade 2020 Tokyo bersama angkat besi dan bulutangkis.

"Jadi harusnya balap sepeda masuk dalam klaster satu penerima anggaran dari pemerintah. Tetapi jika beda ya kami akan lihat. Kami belum bisa komentar," Budi berharap.



Simak Video "Drag Race Sepeda"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com