detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 29 Jan 2020 18:55 WIB

Kejuaraan Asia Atletik di Hangzhou Batal, Bagaimana Kejuaraan Dunia di Nanjing?

Mercy Raya - detikSport
Athletics - World Athletics Championships - Womens 400 Metres Hurdles Semi-Final - London Stadium, London, Britain – August 8, 2017.  Lea Sprunger of Switzerland reacts after the semi-final heat. REUTERS/John Sibley Foto: Reuters
Jakarta -

Virus corona menjadi penyebab batalnya Kejuaraan Asia Atletik Indoor 2020 di Hangzhou. Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF) pun menimbang Kejuaraan Dunia di Nanjing.

Pelaksanaan 2020 World Athletics Indoor Tour dijadwalkan berlangsung di Nanjing, China, pada 13-15 Maret atau satu bulan setelah pelaksanaan 9th Asian Indoor Championships pada 12-13 Februari di Hangzhou, China. Dengan bertambahnya jumlah korban tewas karena virus corona, mencapai lebih dari 100 orang, Federasi Atletik Asia (AAA) memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan Kejuaraan Asia.

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) berharap segera ada solusi dari pembatalan itu. PASI juga menunggu kepastian pelaksanaan Kejuaraan Dunia Atletik di Nanjing mulai 13 hingga 15 Maret 2020.

"Yang pasti kami bersimpati dengan China. Secara khusus teman-teman dari federasi atletik China cukup sibuk dan pusing dengan pembatalan ini. Apalagi kejuaraan ini tinggal jalan, tinggal hitungan hari, tapi harus batal," kata Sekretaris Jenderal PB PASI, Tigor Tanjung, kepada detikSport, Rabu (29/1/2020).

"Dan yang masih agak rawan sekarang Kejuaraan Dunia Indoor-nya di bulan Maret. Itu yang masih tanda tanya, masih layak tidak? Agak bingung juga karena misalnya ada usulan kejuaraan dunia dipindahkan ke daerah yang tidak rawan wabah virus, misalnya ke Monaco atau kemana, pertanyaannya adalah apakah atlet China boleh ikut tidak?" ujar pria yang menjabat sebagai member council AAA ini.

"Ya, semuanya ini force majeure, di luar jangkauan manusia. Jadi tidak bisa bilang aduh sayang banget (kejuaraannya dibatalkan) atau pertanyaan ada kerugian tidak dengan keputusan tersebut? Ya enggak juga. Mau bilang apa justru yang dicari solusinya bagaimana bisa tetap melaksanakan namun dengan mengakomodir semua," dia menambahkan.

Indonesia berharap bisa menggantikan China sebagai tuan rumah Kejuaraan Atletik Indoor, namun tidak memiliki venue.

"Kita tidak punya stadion indoor dan negara-negara yang bisa menyelenggarakan adalah yang memiliki musim dingin seperti China, Kazakhstan, Iran, Korea, itu bisa. Kalau sub tropis dan tropis tak bisa," katanya.

"Untuk Kejuaraan Asia belum ada pembicaraan pindah kemana dan tanggalnya, pokoknya batal dulu. Nah, untuk Kejuaraan Dunia masih dalam proses pembicaraan World Athletics," dia menegaskan.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com