detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 10 Feb 2020 22:45 WIB

Penyelenggara Formula E Diminta Rajin Koordinasi Seperti PSSI

Mercy Raya - detikSport
BERLIN, GERMANY - MAY 25: In this handout from FIA Formula E -  Alexander Sims (GBR) BMW I Andretti Motorsports, BMW iFE.18 at Tempelhof Airport on May 25, 2019 in Berlin, Germany. (Photo by FIA Formula E/Handout/Getty Images) Formula E Foto: (Getty Images)
Jakarta -

Formula E akhirnya bisa digelar di Monas. Kementerian Pemuda dan Olahraga meminta penyelenggara lebih rajin koordinasi seperti PSSI di Piala Dunia U-20 2021.

Sekretariat Negara sempat melarang perhelatan balap mobil listrik Formula E digelar di Monas. Alasannya, kawasan tersebut masuk dalam cagar budaya. Pihak panitia menerima keputusan itu dan mengaku sudah mendapatkan lokasi pengganti kendati belum diumumkan secara resmi.

Tapi belakangan larangan itu dicabut. Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan menyetujui penyelenggaraan Formula E 2020 di kawasan Medan Merdeka dalam surat Komisi Pengarah tanggal 7 Februari.

Dalam surat itu berisi hal-hal yang harus dipatuhi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta termasuk dalam perencanaan konstruksi lintasan tribune yang harus menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan antara lain UU Nomor 11 tahun Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya.

Merespons keputusan itu, Kemenpora menghormati apa yang menjadi keputusan Setneg. Tapi dia juga berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Panitia Pelaksana tak ragu berkomunikasi dengan leading sectornya supaya hal-hal sulit bisa teratasi.

"Poinnya kami minta pada Pemprov DKI dan panpel jangan ragu untuk berkomunikasi dengan leading sectornya. Leading sector-nya adalah Kemenpora, yang mengeluarkan rekomendasi Kemenpora," kata Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, di media center Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (10/2/2020).

"Ya, kita belajar dari PSSI yang rajin banget komunikasi soal piala dunia U-20, kemudian Piala Dunia FIBA 2023. Kami sangat terbuka jika diajak komunikasi. Ini bapak Menteri sama sekali belum diajak bicara, atau kalau perlu kami datangi panpelnya dengan senang hati," ujar dia.



Simak Video "Pakai Joki di Formula E Virtual, Pembalap Audi Diputus Kontrak"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com