Sutrisno Gagal Pecahkan Rekor Dunia

Kejurnas Angkat Berat 2005

Sutrisno Gagal Pecahkan Rekor Dunia

- Sport
Rabu, 21 Des 2005 19:02 WIB
Sutrisno Gagal Pecahkan Rekor Dunia
Jakarta - Ambisi juara dunia Sutrisno untuk memperbarui rekornya gagal diwujudkan di Kejuaraan Nasional Angkat Berat 2005. Kendati begitu rekornas bisa dipecahkan Sutrisno setelah menggeser namanya sendiri. Bertempat di Pusdiklat Depsos, Jakarta, Rabu (21/12/2005), jalan pertarungan di kelas 60 kg putra sepertinya sudah bisa ditebak. Sutrisno yang mewakili pengda Lampung dijagokan sebagai juara tampil memuaskan para pendukungnya. Sutrisno mencatat angkatan squat 280,0 kg, Bench Press 190,0 kg dan Dead Lift 260,0 kg. Total Sutrisno mencatat angkatan 730 kg dan menjadi yang terbaik dengan memperoleh medali emas.Untuk angkatan Bench Press, SUtrisno mematahkan rekornas atas namanya sendiri. Memperbaiki catatan lamanya dari 167,5 kg menjadi 190 kg. Sayangnya ada yang mengganjal Sutrisno. Ia kecewa tidak bisa memperbaiki rekor dunia yang juga atas namanya. Rekor dunia dicatatkan Sutrisno di Miami pada November lalu untuk total angkatan 742,5 kg.Menurut Sutrisno, kegagalan itu dikarenakan berat badannya yang mengalami penurunan sejak kepulangannya dari Kejuaraan Dunia tersebut. Alhasil persiapan untuk kejurnas dirasakannya kurang. "Berat badan saya ini memang mudah naik dan turun. Tapi jika ingin memecahkan rekor dunia itu saya harus menaikan dua kilo lagi. Masalahnya, waktu untuk menaikan badan tidak cukup," ujar Sutrisno saat ditemui detiksport.Selain rekornas yang bisa dipecahkan Sutrisno, dua rekor juga terpecahkan di kelompok putri. Noviasari menggeser rekornas atas nama Lasmi di kelas 60 kg. Noviasari yang juga berasal dari Lampung ini mencatat rekornas di angkatan Bench Press dan Dead Lift. Untuk Bench Press, rekornas lama untuk 115 kg dipatakan Noviasari dengan catatan 117,5 kg. Sedangkan Dead Lift dari 195,5 kg menjadi 196 kg. Ditambah angkatan squat dengan 197,5 kg, maka total angkatan Noviasari adalah 511 kg. Peringkat kedua diraih Melliyani asal Kalimantan Barat dengan total angkatan 440,0 kg dan posisi ketiga diduduki Sri Meilini dari DKI Jakarta dengan 360,0 kg.Foto: Salah satu aksi lifter di Kejurnas Angkat Berat 2005 (detiksport/erika) (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads