detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 04 Jun 2020 12:25 WIB

Zabit Magomedsharipov, 'Shaolin' di UFC

Afif Farhan - detikSport
Zabit Magomedsharipov, Shaolin di UFC (Instagram/zabit_magomedsharipov) Zabit Magomedsharipov, 'Shaolin' di UFC (Instagram/zabit_magomedsharipov)
Jakarta -

Gerakannya lincah, tak terduga, dan punya teknik serangan yang menarik. Ingatlah nama ini, Zabit Magomedsharipov si petarung 'shaolin' di UFC.

Dari namanya mungkin kamu bisa menebak, ya, dia adalah petarung UFC asal Rusia. Dia petarung kelas featherweight alias kelas bulu di UFC peringkat ketiga sementara ini, dengan rekor kemenangan 18 kali menang dan sekali kalah.

Zabit Magomedsharipov satu kampung halaman dengan Khabib Nurmagomedov, juara kelas ringan di UFC. Zabit juga berasal dari Dagestan.



Zabit MagomedsharipovZabit Magomedsharipov (Instagram/zabit_magomedsharipov)





Mengenal Zabit Magomedsharipov lebih dekat, dia masih berusia 29 tahun. Sebelum terjun di UFC, Zabit sudah menjuarai Absolute Championship Akhmat, semacam kompetisi MMA di Rusia.

Menariknya, dia punya gaya bertarung wushu sanda atau juga dikenal dengan nama sanshou. Wushu sanda dikembangkan oleh militer China yang berbasis pada studi dan praktek Kung fu tradisional dan teknik tempur pertarungan modern.

Wushu sanda lebih ringkas dan simpel tanpa jurus-jurus tertentu. Wushu sanda menekankan pada kecepatan, keterampilan mengkombinasikan serangan, dan keefektifan. Wushu sanda pun dipelajari oleh masyarakat China sebagai bentuk self defense.

Lewat gaya bertarung itulah, Zabit Magomedsharipov menjadi pembeda di UFC. Pertarungannya selalu terlihat menarik.

(Halaman selanjutnya, melihat beberapa pertarungan Zabit Magomedsharipov)

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com