detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 05 Jul 2020 01:31 WIB

Kemenpora dan FORMI Siap Memulai Program Indonesia Bugar 2045

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Kemenpora-FORMI Kemenpora dan FORMI adakan kerjasama untukProgram Indonesia Bugar 2045 (istimewa)
Jakarta -

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerjasama dengan FORMI untuk menggelar program Indonesia Bugar 2045. Seperti apa itu?

Program ini digagas bertujuan membuat masyarakat Indonesia sadar akan pentingnya menjaga kebugaran dengan berolahraga. Apalagi di masa pandemi virus corona seperti saat ini, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

MoU program Indonesia Bugar 2045 menjadi langkah strategis yang diambil Kemenpora dan FORMI (Forum Olahraga Masyarakat Indonesia) Pasalnya di FORMI banyak bernaung induk olahraga yang biasa menjadi pilihan masyarakat berolahraga.

MoU sendiri ditandatangani langsung oleh kedua pihak di kantor Kemenpora, Jumat (3/7/2020) kemarin.

"Targetnya melalui olahraga terbangun masyarakat yang bugar, bangsa yang bugar. Jika masyarakat berolahraga teratur dalam jumlah masif, bibit atlet di olahraga prestasi juga akan betambah dan berkualitas," kata Ketua Umum FORMI Hayono Isman dalam rilis kepada detikSport.

"Produktivitas masyarakat juga meningkat. Dari survei yang saya terima, contohnya tenaga kerja Vietnam kerja 14 jam belum capek, tenaga kerja Indonesia baru enam jam sudah lelah. Dari situ saja menunjukkan bangsa Indonesia masih belum bugar," sambungnya.

"Mudah-mudahan hikmah dari Covid-19 ini bugar harus diangkat sebagai target pemerintah yang serius. Karena jika tidak bugar masyarakatnya, ya akibatnya kita rasakan sekarang."

Program Indonesia Bugar 2045 akan dipantau perkembangannya secara berkala oleh Kemenpora. Evaluasinya lebih pada persentase kenaikan target kebugaran di masyarakat yang angkanya masih sedikit.



Dengan adanya perubahan metode pendekatan program, maka diharapkan keinginan berolahraga di masyarakat bisa makin meningkat.

"Kenapa harus lama sekali menunggu 2045? Karena posisi sekarang itu presentasi kebugarannya cuma sedikit. Kita punya target dari Bappenas tahun ini presentasinya harus naik jadi 35 persen dari 31 persen tahun lalu," tutur Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta.

"Evaluasi setiap tahun kita akan lakukan, naik tidak derajat kebugaran masyarakat. Naik tidak angka partisipasi masyarakat dan itu akan dihitung oleh Sport Development Indonesia

FORMI memiliki beberapa induk olahraga yang familiar di masyarakat. Mulai street soccer, bersepeda, senam, jalan sehat, hingga olahraga extreme sport yang makin banyak peminatnya.

"Karena olahraga masyarakat itu tak tergantung satu-dua cabang saja, tapi tergantung minat masing-masing. Ada yang suka futsal atau street soccer, extreme sport, ada yang suka senam, gowes atau bersepeda, jalan sehat silakan, yang penting bergerak. Karena prinsip dari olahraga masyarakat itu harus menyenangkan," pungkas Isnanta.



Simak Video "Menpora Masih Perjuangkan 10 Cabor PON yang Dicoret"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com