detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 10 Jul 2020 12:33 WIB

Menpora Selipkan Sport Science di Program WAH

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Kemenpora WAH Kemenpora sosialisasikan gerakan WAH di tengah pandemi virus corona (Dok.Kemenpora)
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali terus berkreasi di Program WAH. Amali baru saja menyelipkan unsur sport science di dalamnya. Seperti apa?

WAH menjadi program teranyar Kemenpora yang diluncurkan sejak Juni lalu. Program itu berisi tutorial olahraga ringan yang bisa diikuti masyarakat agar tetap bugar dan sehat selama berada di rumah.

Meski hanya olahraga ringan macam stretching dan gerakan mudah lainnya, WAH tetap mengedepankan sport science. Apalagi sport science yang digaungkan Kemenpora menjadi tema besar saat perayaan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS), 9 September.

"Olahraga apapun yang kita lakukan dasarnya harus dengan sport science. Terus terang kita sekarang ini tertinggal dengan negara lain. Dengan sport science kita bisa mengukur kemampuan, dan talenta-talenta yang ada bisa diarahkan cocoknya dia di mana, kekuatannya di mana, itu gunanya sport science," kata Amali dalam rilis kepada detikSport.

Gerakan WAH ini bisa diikuti di media sosial Kemenpora RI semacam Youtube dan Instagram, serta dirancang semudah mungkin sehingga mudah ditiru. Selain itu, instruktur yang dilibatkan memang para profesional di bidangnya.

[Gambas:Youtube]

Sehingga masyarakat dari berbagai kelompok usia bisa dengan mudah mengikuti tutorial Workout at Home (WAH). Namun, Menpora tetap mengingatkan untuk terlebih dahulu mengukur kebugaran tubuh sebelum berolahraga.

"Tentu ada instruktur-instruktur yang profesional kita ajak bekerja sama, dan cabang-cabang olahraga yang ikut menyumbangkan kemampuannya. Apa yang mau kita tunjukkan ke masyarakat sebagai tutorialnya maka kita ajak ahlinya. Sebab kalau yang enggak ahli, enggak mungkin dia memberikan panduan," sambungnya.

"WAH itu adalah olahraga yang bisa dilakukan di rumah seperti stretching dan olahraga yang ringan. Tapi harus diingat olahraga di saat pandemi ini juga harus kita ukur untuk kebugaran saja. Sebab kalau kita over, olahraganya berlebihan itu daya tahan tubuh kita malah menurun," pungkas Menpora Zainudin Amali.



Simak Video "d'Rooftalk: "Tak Patah Semangat Juara Meski Corona""
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com