detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 05 Sep 2020 12:51 WIB

PB ISSI Masih Berambisi Balap Sepeda Tampil di PON Papua

Mercy Raya - detikSport
Tour de Banyuwangi Ijen 2019 Balap sepeda masih diperjuangkan tampil di PON 2020 (Ardian Fanani/detikSport)
Jakarta -

Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) masih berambisi balap sepeda diperlombakan di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Apalagi, Menpora Zainudin Amali juga setuju.

Balap sepeda masuk dalam daftar 10 cabor yang tercoret dari 47 cabor. Alasannya untuk meringankan Papua sebagai tuan rumah.

Akan tetapi, pencoretan 10 cabor berujung polemik. Bahkan sampai kini. Induk kesepuluh cabor masih berharap cabangnya dipertandingkan karena rata-rata sudah melakukan kualifikasi PON dan memunculkan sejumlah wakil daerah yang lolos.

Sempat ada usulan dari Kemenpora dan KONI Pusat agar Papua akan didampingi provinsi lain untuk menyelenggarakan 10 cabor. Tapi Papua bergeming.

Belakangan, isu mempertandingkan 10 cabor kembali muncul. Salah satunya balap sepeda yang mengklaim sudah mendapat persetujuan dari Menpora Zainudin Amali.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Menpora dan kita sama-sama komitmen untuk memastikan nomor balap sepeda bisa diperlombakan di PON Papua," kata Ketua PB ISSI, Raja Sapta Oktohari, dalam rilis yang diterima detikSport.

Keinginan Okto untuk mempertandingkan balap sepeda di PON 2020 Papua bukan tanpa sebab. Balap sepeda dinilai sukses berkontribusi meraih prestasi di ajang multi event internasional dalam empat tahun terakhir.

Untuk itu, Okto berharap Menpora bisa segera berkoodinasi dengan Panitia Besar PON Papua untuk memastikan balap sepeda turut dipertandingkan pada 2021 mendatang.

"Sepeda sebagai nomor yang telah berkontribusi menyumbangkan dua medali emas Asian Games pada 2018 setelah 56 tahun juga berkontribusi mengirimkan atlet di Olimpiade 2016, itu jadi harapan besar balap sepeda tetap bisa diperlombakan di PON Papua," dia menjelaskan.

Okto juga meyakini tuan rumah masih memiliki waktu panjang usai PON 2020 diundur sampai tahun depan karena pandemi COVID-19.

Sebelumnya, KONI Pusat saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2020 juga memutuskan untuk mengupayakan agar 10 cabor yang tercoret di PON Papua dapat diakomodir di provinsi lain.



Simak Video "Jokowi Tunda Pelaksanaan PON Papua 2020 ke Oktober 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com