detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 18 Sep 2020 17:11 WIB

PRSI Berharap Anggaran Pelatnas Renang Segera Cair

Mercy Raya - detikSport
Perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa memacu kecepatannya pada final 100 meter Gaya Punggung Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Aquatic Center, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/8). Siman gagal meraih medali. ANTARA FOTO/INASGOC/Sigid Kurniawan/Spt/18. Pelatnas renang diharapkan segera cair dalam waktu dekat (ANTARA FOTO/INASGOC/Sigid Kurniawan)
Jakarta -

Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) masih berharap anggaran pelatnas renang segera cair. Dana itu diperlukan untuk melakoni pelatnas.

Dibandingkan cabor-cabor lainnya, renang termasuk yang terlambat menggelar pelatnas menuju Olimpiade. Selain terkendala pandemi Corona, juga belum dilakukan panandatangan Momerandum of Understanding (MoU) anggaran pelatnas antara Ketua Umum PRSI Anindya Novyan Bakrie dengan Kemenpora.

Kondisi kian sulit karena Kemenpora sampai kini belum memberi kepastian terkait pencairan anggaran. Federasi sebelumnya mengajukan dana pelatnas sekitar Rp 5 miliar.

Jumlah itu untuk mengakomodasi enam atlet, di antaranya I Gede Siman Sudartawa, Farrel Tangkas Sumbang, AflahFadlan Prawira, Triyadi Fauzi Siddiq, dan Glenn Victor.

"MoU janjinya minggu lalu, sekali lagi karena ini Kemenpora menunda lagi. Kami sudah memberikan proposal sesuai dengan apa yang diminta Kemenpora. Terakhir cek lagi rapat finalisasi. Seharusnya dari Jumat lalu kemudian sampai pekan ini belum," kata Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E. Rahardjo, kepada pewarta dalam sambungan telepon.

Harlin ngotot anggaran pelatnas renang harus cair karena sudah dikejar persiapan Olimpiade, meskipun tahun ini nyaris seluruh agenda olahraga mengalami penundaan.

"Mudah-mudahan akhir bulan ini sudah tanda tangan MoU. Jika tidak semakin mepet untuk ke Olimpiadenya. Beda kalau SEA Games 2021, kalau pelatnasnya tahun depan masih bisa," tuturnya.

Harlin kemudian menjelaskan Siman dkk. saat ini melakukan latihan di klubnya masing-masing namun dengan menggunakan program dari pelatnas.

"Walaupun program latihan tetap jalan, akan lebih baik jika MoU juga sudah dilakukan. Jadi supaya bisa beriringan," tutupnya.



Simak Video "Kolam Renang di Deli Serdang Sumut yang Jadi Arena Party Ditutup!"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com