detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 26 Jan 2021 11:11 WIB

Tendangan Betis Dustin Poirier yang Hancurkan Conor McGregor

Afif Farhan - detikSport
Dustin Poirier Tendangan Betis Dustin Poirier yang Hancurkan Conor McGregor (Instagram/UFC)
Abu Dhabi -

Dustin Poirier mengalahkan Conor McGregor di UFC 257. Surprise surprise! Tendangan betis 'The Diamond' jadi jurus jitu hancurkan 'The Notorious'.

UFC 257 di Fight Island, Abu Dhabi menyajikan duel Dustin Poirier vs Conor McGregor sebagai suguhan utama. Dua petarung di peringkat teratas UFC kelas ringan saat ini.

Distin Poirier mampu menuntaskan pertarungan di ronde kedua. Conor McGregor dibuat TKO, setelah dihajar permainan atas bertubi-tubi.

Suatu kejutan yang mungkin tidak diinginkan McGregor. Suatu balas dendam sempurna dari Poirier yang membayar kekalahannya dulu dari McGregor di tahun 2014 silam.

ABU DHABI, UNITED ARAB EMIRATES - JANUARY 23: In this handout image provided by the UFC, Dustin Poirier reacts after his knockout victory over Conor McGregor of Ireland in a lightweight fight during the UFC 257 event inside Etihad Arena on UFC Fight Island on January 23, 2021 in Abu Dhabi, United Arab Emirates. (Photo by Jeff Bottari/Zuffa LLC via Getty Images)Dustin Poirier kalahkan Conor McGregor (Zuffa LLC via Getty Images/Handout)

Bagaimana Dustin Poirier mengalahkan Conor McGregor?

Dilansir dari situs resmi UFC, pertarungan Dustin Poirier vs Conor McGregor berlangsung ketat. Namun, serangan signifikan Dustin Poirier lebih unggul.

Serangan signifikan Dustin Poirer sejumlah 48 dari 91 serangan. Conor Mcgregor, hanya 29 dari 66 serangan.

Malah, Poirier mencatatkan satu takedown di ronde pertama. Poirier melakukan double leg takedown, yang pasti mengejutkan McGregor karena diketahui Poirier merupakan tipe petarung striker.

Satu hal yang jadi penentu kemenangan Dustin Poirier atas Conor McGregor adalah tendangan betis!

Lihat saja, tendangan betis Dustin Poirier masuk sebanyak 18 kali dari 21 percobaan. Conor Mcgregor cuma dua kali.




Tendangan betis merupakan salah satu jurus yang efektif di pertarungan MMA. Jurus yang mungkin tidak terlihat keren tetapi begitu mematikan.

Di bagian betis terdapat saraf peroneus yang mengendalikan otot untuk mengangkat kaki. Saraf ini terletak di permukaan kulit pada bagian samping lutut yang menjalar sampai ke telapak kaki.

Saraf tersebut begitu empuk untuk diserang dan tidak memiliki pelindung alami. Jika terus terkena benturan, rasa sakitnya tanpa ampun!

Bahkan petarung yang terus kena tendangan betis, dia akan kesulitan menggerakkan kakinya. Berdiri saja sudah tidak kuat!

Selepas duel, Conor Mcgregor mengakui kalau betisnya di kaki kanan yang dihajar terus sama Dustin Poirier sampai mati rasa. McGregor sampai harus menggunakan tongkat untuk berjalan.

"Kaki saya mati rasanya. Dustin adalah petarung yang luar biasa. Selamat untuknya," kata McGregor seperti dari ESPN.

Lain sisi Dustin Poirier mengungkapkan, kalau dirinya hanya bermain simpel. Poirier melepas serangan bervariasi yang tidak cuma bermain boxing

"Saya melakukan gulat, boxing, dan menghajarnya dengan tendangan betis. Saya cuma melakukan apa yang harus petarung MMA lakukan dan membuatnya kesulitan mengembangkan permainannya," terang Poirier.

ABU DHABI, UNITED ARAB EMIRATES - JANUARY 23: In this handout image provided by the UFC, (R-L) Dustin Poirier punches Conor McGregor of Ireland in a lightweight fight during the UFC 257 event inside Etihad Arena on UFC Fight Island on January 23, 2021 in Abu Dhabi, United Arab Emirates. (Photo by Jeff Bottari/Zuffa LLC via Getty Images)Dustin Poirier (kanan) yang menang atas Conor McGregor (Zuffa LLC via Getty Images/Handout)

Tendangan betis Dustin Poirier jadi jurus ampuh untuk mengalahkan Conor McGregor. Poirier akhirnya bisa kembali berpeluang mengejar titel juara kelas ringan UFC, sementara McGregor harus kembali merangkak untuk naik ke peringkat teratas.

(aff/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com