detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 08 Feb 2021 20:23 WIB

Kasus COVID-19 Tinggi, Eko Yuli Pilih Persiapan Olimpiade di Rumah

Mercy Raya - detikSport
Eko Yuli Irawan menyegel medali emas dari angkat besi di kelas 61 kg putra SEA Games 2019 Filipina, Senin (2/12). Kasus COVID-19 Tinggi, Eko Yuli Pilih Persiapan Olimpiade di Rumah 9Grandyos Zafna /detikSport)
Jakarta -

Lifter nasional Eko Yuli Irawan mengaku jarang mengikuti latihan di Pelatnas angkat besi untuk persiapan Olimpiade 2020 Tokyo. Ia lebih banyak berlatih di rumah saat pandemi Corona.

Juara dunia angkat besi itu khawatir bila memaksa bolak balik mess Kwini-rumah akan menjadi bumerang untuk kesehatan keluarganya.

"Saya lebih baik latihan di rumah dengan kondisi wabah COVID-19 yang semakin meluas. Kalau bolak balik seminggu sekali pulang, bisa sayanya yang bawa virus ke sana (Kwini) atau dari sana bawa virus ke rumah. Jadi untuk menghindarkan itu lebih baik latihan di rumah," kata Eko kepada detikSport, Senin (8/2/2021).

Pelatnas angkat besi sendiri beberapa pekan lalu sempat dikejutkan dengan sejumlah atletnya yang terpapar Corona. Atlet berjumlah kurang dari 10 itu diketahui positif usai kembali ke daerahnya.

"Kalau masalah kemarin ada COVID-19 saya tak tahu menahu (perkembangannya) dan tak bisa komentar. Lebih baik tanya kepada PB PABSI karena posisi saya stay di rumah. Sampai sekarang pun persiapan di rumah," ujar Eko.

Meskipun begitu, sebut Eko, saat ini kondisinya cukup baik dan telah memastikan dirinya negatif virus Corona. Sebelumnya, ia pernah tes PCR pada 28 Januari lalu. "Dan Selasa (9/2) besok pun saya akan tes swab lagi sekaligus medical chek up sebagai syarat pengangkatan PNS," tuturnya.

Absen di Kejuaraan Asia

Menyoal persiapan untuk Olimpiade, Eko mengatakan, progresnya bertahap. Lifter berusia 31 tahun ini mengungkapkan tak akan tampil di Kejuaraan Asia Angkat Besi di Uzbekistan pada April mendatang.

Peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro itu memilih untuk fokus latihan saja. Toh, saat ini posisinya sudah aman dalam kualifikasi Road to Tokyo. Eko saat ini menempati peringkat dua kelas 61 kg putra.

"Saya enggak ikut dengan kondisi saat ini, semua masih terbatas, lebih baik menyiapkan peak-nya di Olimpiade langsung. Untuk posisi lolos (Olimpiade) masih aman walau tak ikut (Kejuaraan Asia)," katanya.

Saksikan juga 'Cek Ketersediaan Kamar RS Seluruh Indonesia di Aplikasi Ini':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com