Cari Ketum Baru, PRSI Gelar Munas Virtual Akhir Februari

Mercy Raya - Sport
Kamis, 18 Feb 2021 15:15 WIB
PRSI
Cari Ketum Baru, PRSI Gelar Munas Virtual Akhir Februari (dok Kemenpora)
Jakarta -

Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) akan menggelar pemilihan ketua umum periode 2021-2025. Musyawarah Nasional (Munas) akan berlangsung virtual akhir Februari mendatang.

Kepastian itu disampaikan Menpora Zainudin Amali usai menerima laporan dari Ketua Umum PRSI Anindya Novyan Bakrie dan jajarannya di Kantor Kemenpora, Kamis (18/2/2021).

Dalam laporannya, sebut Amali, Anindya menyampaikan beberapa hal. Selain rencana Munas, mereka juga menyampaikan beberapa program dan prestasi yang sudah dicapai dalam kepengurusannya, serta rencana ke depan.

"Tapi saya katakan dalam suasana pandemi, saya minta untuk pelaksanaan Munasnya disesuaikan dengan kondisi. Jangan dipaksakan seperti situasi normal, karena sudah ada presedennya. Terakhir itu PASI yang hanya satu hari pelaksanaannya," kata Amali kepada pewarta.

Seiring itu, menteri asal Gorontalo ini berharap Anindya bisa bersedia maju kembali dalam pemilihan Ketua Umum yang rencananya bergulir 27 Februari.

Hal itu berdasar pada pencapaian kepengurusan Anindya yang berhasil meraih medali emas cabang polo air putra di SEA Games 2019 Manila.

"Tapi itu tergantung beliau dan terserah pemegang hak suara, pemerintah tidak akan intervensi. Tapi kita juga tak ingin prestasi yang sudah bagus ini turun. Makanya, kami harap itu dipertahankan dan mudah-mudahan di Vietnam (SEA Games 2021) nanti ada (emas lagi)," ujar politikus Golkar itu.

PRSI(dok Kemenpora)

Selain itu, cabang olahraga akuatik sudah masuk dalam draf grand desain Kemenpora serta masterplan untuk persiapan Olimpiade 2032.

"Syukur syukur kita bisa menjadi tuan rumah dengan menang bidding. Tentu kita tidak ingin hanya menjadi penyelenggara tetapi juga berprestasi, dan cabang akuatik menjadi cabang unggulan yang akan dipersiapkan dari sekarang, termasuk pembinaan usia dini," dia menjelaskan.

Ketua Umum PRSI Anindya Bakrie menjawab tantangan Menpora dengan positif.

"Kami berterimakasih bahwa renang menjadi salah satu cabor unggulan yang insya Allah kami bisa menyumbangkan medali yang belum pernah kita capai di level suatu olimpiade. Tetapi kalau kita melihat negara lain bukan tidak mungkin dengan sport science dan jika prosesnya baik, maka hasilnya juga akan baik," kata Anindya.

(mcy/aff)