Presiden Jokowi Pantau Langsung Nasib Shopee Liga 1

Mercy Raya - Sepakbola
Kamis, 18 Feb 2021 13:30 WIB
Presiden Jokowi
Nasib Shopee Liga 1 Dipantau Jokowi, Sinyal Main Lagi Nih? (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menpora Zainudin Amali menyebut Presiden Joko Widodo turut memantau langsung perkembangan jalannya kompetisi sepakbola. Jokowi meminta kompetisi dapat digelar.

PT LIB dan PSSI sampai kini masih menunggu izin keramaian dari kepolisian terkait pelaksanaan turnamen pramusim, Liga 1 dan Liga 2. Mereka juga telah melengkapi sejumlah persyaratan dengan protokol kesehatan yang ketat agar kompetisi bisa digelar.

Namun, sejak pertemuan Menpora dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dilakukan 8 Februari lalu. Kepolisian belum juga memberi izin.

Kondisi ini rupanya mendapat perhatian dari Presiden RI Joko Widodo. Jokowi bahkan menanyakan langsung situasi itu kepada Menpora pada Selasa (16/2/2021).

"Pak presiden memantau langsung, ada pesan dari beliau supaya kompetisi dilakukan tapi dengan protokol kesehatan," kata Menpora kepada pewarta.

"Beliau menanyakan persiapan seperti apa, saya sudah jelaskan kemarin (16/2/2021). Jadi Pak Presiden minta untuk kompetisi dijalankan dengan protokol kesehatan ketat," dia menjelaskan.

"Jadi pak Presiden concern betul terhadap sepakbola. Sampai beliau menyampaikan arahan kepada saya, apalagi masalahnya. Saya bilang tidak ada Pak, tinggal persiapan di PT LIB dan PSSI. Kita sudah rapat koordinasi saya pimpin langsung, pihak kepolisian tinggal melengkapi saja," dia menjelaskan.

Meski begitu, menteri asal Gorontalo itu meyakini kompetisi bisa berlangsung, secara khusus turnamen pramusim Liga 1 yang akan bergulir pada 20 Maret mendatang. Pihaknya tinggal memastikan saja pada pertemuan virtual yang berlangsung sore ini dengan PSSI, PT LIB, dan klub, serta suporter.

"Ini kan kita akan bertemu PSSI dan PT LIB untuk berkomunikasi dengan pemilik klub liga 1, liga 2 serta pimpinan klub suporter. Karena rencananya akan melakukan turnamen pramusim dulu sebagai ajang uji coba, sekaligus pemanasan buat klub-klub ke kompetisi yang diagendakan mulai setelah Lebaran," katanya.

"Kita akan komunikasikan bahwa mereka ini jadi penentu dalam pemberian izin kompetisi, bisa saja kemudian izin dari kepolisian untuk turnamen pramusim sudah ada."

"Jika protokol kesehatan bagus dan sebagainya, pasti polisi akan beprikir lagi untuk memberikan izin kompetisi. Nah itu yang akan saya ajak pemilik klub liga 1 dan Liga 2 serta suporter. Mereka juga berikan pemahaman ke anggotanya masing-masing," ujarnya.

(mcy/aff)