detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 08 Apr 2021 14:20 WIB

Bantuan Dana Pelatnas Olimpiade & SEA Games, Panahan Dapat Rp 8,3 M

Mercy Raya - detikSport
Juri mencatat perolehan nilai peserta panahan tradisional di Alam Indah Lestari, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (13/12/2020).  Latihan bersama olahraga panahan tradisional yang diikuti peserta di kawasan karisidenan Besuki itu sebagai ajang silaturahim serta menyalurkan hobi dan bakat. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/rwa. Bantuan Dana Pelatnas Olimpiade & SEA Games, Panahan Dapat Rp 8,3 M (ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA)
Jakarta -

Induk cabang olahraga panahan mendapat bantuan dana dari Kemenpora sebesar Rp 8,3 miliar. Anggaran itu dibagi dua untuk persiapan Olimpiade dan SEA Games 2021.

Sekretaris Jenderal Perpani, Nyak Amir, mengatakan proses penandatanganan nota kesepahaman anggaran Pelatnas itu dilakukan pada Selasa (6/4/2021) dengan PPK Kemenpora.

Amir menjelaskan seremoni penandatanganan MoU (Momerandum of Understanding) itu digelar secara sederhana dan tidak seperti sebelumnya yang selalu dihadiri oleh Menpora Zainudin Amali. Hanya perwakilan dari pengurus cabor dan PPK Kemenpora, Surono, yang juga Asisten Deputi bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora karena terkait pandemi Corona.

"Dari anggaran yang kami ajukan Rp 24 miliar untuk 16 atlet hanya disetujui Rp 8,3 miliar untuk jumlah atlet yang sama. Beberapa agenda try out dan training camp juga dibatalkan karena Kemenpora anggarannya sedikit," kata Amir kepada detikSport, Kamis (8/4/2021).

Menurut Amir, angka itu sejatinya jauh dari ideal apalagi persiapannya untuk dua multievent, yaitu Olimpiade Tokyo dan SEA Games 2021 Vietnam. Namun, Perpani maklum mengingat kondisi wabah COVID-19 sehingga anggaran pemerintah pun terbatas.

"Sebenarnya idealnya (jumlah anggaran) seperti yang kami ajukan karena ada beberapa item yang urgent. Ya, namanya pelatnas bagusnya ada try out dan training camp, tapi dana Kemenpora terbatas apa boleh buat. Kami yang menjalankan manut saja," dia menjelaskan.

Terkait itu, Perpani hanya akan mengirimkan atletnya ke Paris, guna mengikuti Paris 2021 Hyundai Archery World Cup Stage 3 pada 21-27 Juni. Kejuaraan itu untuk memperebutkan tiket Olimpiade nomor beregu putra dan beregu putri recurve. Sementara untuk SEA Games, hanya mendapat dua jatah training camp di dalam negeri, yakni Bali dan Yogyakarta.

"Kalau Paris memang kami akan ikut untuk perebutan tiket beregu putra dan beregu putri recurve. Nah, untuk try in rencananya mau kami tukar ke Aceh karena ada kejuaraan Aceh International Archery pada Juni. Tapi ini kami koordinasikan dulu dengan Kemenpora lagi seperti apa," ujar Amir.

(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com