detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 27 Apr 2021 19:50 WIB

Lalu Zohri Diundang Test Event Olimpiade, Perdana Tampil Saat Pandemi

Mercy Raya - detikSport
Lalu Muhammad Zohri adalah pelari asal Indonesia. Dia berhasil meraih medali emas dan menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior 2018 yang berlangsung di Tampere, Finlandia. Lalu Muhammad Zohri diundang ke test event Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: detikcom/Agung Pambudhy)
Jakarta -

Lalu Muhammad Zohri akan tampil di test event Olimpiade Tokyo, 9 Mei mendatang. Ini menjadi debutnya di saat pandemi usai terakhir kali bertanding Oktober 2019.

Indonesia melalui Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mendapat undangan untuk dua atlet dan satu pelatih mengikuti test event Olimpiade di Tokyo, Jepang.

Selain sprinter nasional Zohri, atlet lompat jauh Sapwaturrahman dan satu pelatih, Arya Yuliawan, juga masuk dalam daftar yang diundang dalam ajang uji coba multievent empat tahunan tersebut.

Eni Nuraini, pelatih Zohri, membenarkan perihal undangan itu. Namun, kepastian berangkat atau tidak tergantung perkembangan dari tuan rumah.

"Iya diundang tapi kondisi Tokyo sedang seperti itu (kasus pandemi Corona naik). Jadi berangkat atau tidak tergantung tuan rumah," kata Eni kepada detikSport, Selasa (27/4/2021).

Andaipun jadi, Eni menuturkan, ajang itu hanya sebagai pemanasan Zohri karena nyaris satu setengah tahun atletnya tanpa mengikuti turnamen. "Soalnya setelah sakit (cedera) ia tak pernah mengikuti lomba jadi ajang itu kami buat tes dia," ujarnya.

Zohri yang baru masuk dalam daftar 30 under 30 Asia Forbes 2021 ini terakhir kali tampil di ajang internasional pada Oktober 2019. Sprinter andalan Indonesia itu terhenti di babak penyisihan Kejuaraan Dunia Atletik 2019 usai membukukukan waktu 10,36 detik di Doha, Qatar.

"Itu kakinya kan sudah mulai sakit. Makanya ajang ini untuk membuat dia kenal kembali situasi lomba lah. Apalagi lintasan lari yang akan diujicobakan merupakan tempat nanti saat lomba Olimpiadenya," tuturnya.

Sehubungan itu, Zohri juga tidak ditargetkan untuk mencapai catatan waktu tertentu. "Kami tidak targetkan (untuk waktu) tapi semaksimal dia saja saat berlari. Ya, 90 sampai 95 persen lah dari kemampuan dia sekarang," ungkap Zohri.

Eni pun berharap juara dunia U-20 Finlandia 2018 ini bisa terus diberi kesehatan hingga pada gelaran uji coba nanti. Terlebih, pihak panitia tuan rumah juga selalu mengecek kondisi terkini atlet-atlet yang diundangnya.

Diketahui, kasus COVID-19 di Tokyo rata-rata tujuh harinya mencapai 3.577 kasus. Sementara untuk hari ini, kasus baru yang muncul sebanyak 3.283 yang terpapar.

"Kesehatan harus dijaga banget karena setiap hari suhu badannya dipantau dari sana (Tokyo). Jadi kita diberi formulir dan itu harus diisi. Kalau swab antigen di sana nanti," ujarnya.

Zohri untuk Olimpiade sudah mengamankan tiket di nomor lari 100 meter putra. Kepastian itu diperoleh usai Zohri menempati posisi ketiga pada Golden Grand Prix di Osaka pada 2019 dengan catatan 10,03 sekaligus mempertajam rekornya sendiri.

Simak video 'Kata Zohri Usai Masuk Majalah Forbes':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com