KBRI Tokyo Ajak WNI Dukung Tim Atletik-Dayung di Kualifikasi Olimpiade

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 08 Mei 2021 21:38 WIB
KBRI Tokyo meminta WNI di Jepang mendukung Lalu Muhammad Zohri cs berlaga di kualifikasi Olimpiade 2020.
KBRI Tokyo meminta WNI di Jepang mendukung Lalu Muhammad Zohri cs berlaga di kualifikasi Olimpiade 2020. (Dok.KBRI Tokyo)
Jakarta -

Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmad, mengajak seluruh warga negara Indonesia yang berada di Negeri Sakura memberi dukungan untuk Lalu Muhammad Zohri dkk.

Hal itu dipertegas Heri dalam silaturahmi virtual dengan tim atletik dan dayung pada, Jumat (7/5/2021) waktu lokal. Dalam penuturannya, Heri mengapresiasi kerja keras para dari kedua cabor.

Dayung sendiri baru saja menyelesaikan kualifikasi Olimpiade yang berlangsung 5-7 Mei di Sea Forest Waterway, Tokyo. Sementara atletik, baru akan mengikuti test event Olimpiade 2020 bertajuk 'Ready Steady Tokyo-Athletics Continental Tour Gold-Tokyo' di National Stadium (Olympic Stadium), 9 Mei besok.

"Tim KBRI dan seluruh warga negara Indonesia yang tinggal di Jepang selalu mendoakan sehat lancar semua untuk para atlet. Kami semua termasuk WNI selalu siap mendukung," kata Dubes Heri Akhmadi, melalui keterangan tertulisnya kepada detikSport.

Wakil Sekjen Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI), Brata T. Hardjosubroto, menyambut baik dukungan KBRI kepada timnya.

"Kami bangga bisa ikut di kualifikasi Olimpiade Tokyo ini. Apalagi dukungan penuh dari KBRI Tokyo, meskipun kita tahu nomor rowing masih dipegang Eropa tapi kami tetap optimistis berusaha bersaing," ujar Brata.

Manajer tim dayung, Budiman Setiawan mengamini hal tersebut. Ia bahkan memprediksi, Indonesia akan mengantongi salah satu nomor kualifikasi yang akan ditentukan federasi internasional.

"Tapi yang jelas ada satu nomor yang berhasil ikut dalam Olimpiade," kata Budiman tanpa menyebut detail nomor yang dimaksud.

Budiman menambahkan, atletnya dalam kondisi sehat selama mengikuti kualifikasi. "Kami menjalani protokol kesehatan yang sangat ketat. Selama di Tokyo, rute kami hanya hotel, tempat lomba masuk mobil dan kembali ke hotel. Selama lomba para atlet jalani dua kali tes antigen dan 1 kali PCR. Alhamdullilah sehat semua," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Lalu Muhammad Zohri, sprinter nasional, mengaku telah siap menjalani test event yang menjadi ajang uji cobanya sebelum mentas di Olimpiade 23 Juli -8 Agustus mendatang. Selain Zohri, atletik juga mengirim atlet lompat jauh, Sapwaturrahman, yang akan berjuang meraih tiket limit Olimpiade.

Sejauh ini, catatan lompatan terbaik Sapwa ialah 8, 09 meter. Sedangkan untuk lolos limit, ia harus mampu menembus angka 8,20 meter.

"Alhamdulillah semua proses persiapan lancar. Kami minta doanya," kata Zohri.



Simak Video "Korea Utara Mengundurkan Diri dari Olimpiade Tokyo"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)