Kata Rider 'Tim Indonesia' Usai Finis Kelima di Moto2 Prancis

Mercy Raya - Sport
Selasa, 18 Mei 2021 19:10 WIB
Pertamina Mandalika SAG Team di Seri Pembuka Moto2 2021
Bo Bendsneyder, rider tim Pertamina Mandalika SAG Team. (Foto: Pool)
Jakarta -

Bo Bendsneyder, rider tim Pertamina Mandalika SAG Team, senang bisa menembus top 5 dalam race Moto2 Prancis di Le Mans pekan lalu meskipun rangkaian balapan diakuinya sulit.

Dalam balapan yang dihelat di Le Mans, Minggu (16/5/2021), Bo menempati urutan kelima. Raihan tersebut membuat Bo Bendsneyder, pebalap Belanda yang memiliki darah Indonesia, merasakan hasil terbaik selama mentas di kelas Moto2.

Bensneyder sendiri mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh elemen di dalam tim Pertamina Mandalika SAG Team yang menurutnya begitu fantastis.

Apalagi jalannya rangkaian balapan Moto2 Prancis sangat sulit dengan begitu cepatnya perubahan cuaca. Dari yang semula harus mengaspal di trek kering tapi kemudian menjadi basah lantaran hujan.

"Balapan yang luar biasa. Ini adalah hasil terbaik saya di Moto2. Saya sangat senang bisa finis kelima. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim karena mereka melakukan pekerjaan dengan baik," kata Bo Bendsneyder dalam keterangan tertulisnya yang diterima detikSport.

"Mereka telah bekerja keras sepanjang akhir pekan. Akhir pekan yang sulit karena cuaca. Mereka memiliki banyak pekerjaan untuk mengganti motor karena kondisinya," lanjutnya.

Rekam jejak Bendsneyder pun mendapat apresiasi dari Presiden Pertamina Mandalika SAG Team, Rapsel Ali. Dia merasa takjub dengan perjuangan pebalap berusia 22 tahun itu.

"Ya, sebelum rangkaian balapan Moto2, Bo Bendsneyder melakukan operasi untuk menghilangkan problem arm pump (pompa lengan). Masalah itu sudah mengganggunya sejak awal musim," kata Rapsel Ali.

"Jadi tentu saya sangat apresiasi perjuangan Bo Bendsneyder. Apalagi finis kelima merupakan raihan terbaik buatnya selama ikut Moto2," lanjutnya.

Tidak ketinggalan Kemalsyah Nasution selaku Direktur Pertamina Mandalika SAG Team turut memuji perjuangan Bo Bendsneyder di balapan Moto2 Prancis.

Menurutnya kondisi lengan sang pebalap usai operasi arm pump belum sepenuhnya sembuh dan harus menggunakan pain killer saat mengaspal di Sirkuit Le Mans.

"Makanya saya bilang hebat banget dia bisa berjuang sampai finis kelima. Dia saya sebut pejuang sejati. Saya dan tim juga ingatkan ke dia, gas terus yang penting jangan jatuh," Kemalsyah menuturkan.

Selanjutnya pembalap Pertamina Mandalika SAG Team akan turun pada balapan seri keenam Moto2 2021 di Sirkuit Mugello, Italia, 30 Mei.

(mcy/krs)