Lifter RI Rizky Juniansyah Sabet 3 Emas, Pecahkan 3 Rekor Dunia

Muhammad Robbani - Sport
Kamis, 27 Mei 2021 12:50 WIB
Jakarta -

Lifter putra Indonesia Rizky Juniansyah menyabet tiga emas di kelas 73 Kg, sekaligus memecahkan tiga rekor dunia junior pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2021.

Bertempat di di Tashkent, Uzbekistan, Rabu (26/5/2021), malam, lifter asal Banten yang berusia 18 tahun itu meraih emas pada angkatan Snatch seberat 155 Kg sekaligus mempertajam rekor dunia sebelumnya atas nama lifter, Amerika Serikat, Cunming JS Clarence seberat 154 Kg yang diciptakan di La Habana, pada 2019 lalu.

Rekor dunia juga berhasil dipecahkan Rizky Juniansyah di angkatan Clean and Jerk dari 193 Kg menjadi 194 Kg juga atas nama Cunming JS Clarence, serta total angkatan dari 344 Kg menjadi 346 Kg juga atas nama Cunming JS Clarence.

Di kelas 73 Kg Rizky Juniansyah bertarung bersama dengan rekan senegaranya, Rahmat Erwin Abdullah, yang mencatat angkatan Snatch 143 Kg, Clean and Jerk 188 Kg, dengan Total Angkatan 331 Kg.

Rizky JuniansyahRizky Juniansyah (dok PB PABSI)

Medali perak untuk angkatan Snatch diraih lifter Rusia Gevorg Serobian dengan angkatan 147 Kg, perunggu untuk lifter India, Achinta Sheuli dengan angkatan 141 Kg, sedangkan perak untuk angkatan Clean and Jerk, diraih lifter Kazakhstan, Saikhan Taisuyev dengan angkatan 184 Kg, perunggu diraih lifter Italia, Fabrizio Veglia, dengan angkatan 172 Kg, Rizky 194 Kg.

Sementara untuk total angkatan, perak diraih lifter India Achinta Sheuli dengan total angkatan 313 Kg, perunggu diraih lifter Rusia Gevorg Serobian dengan angkatan 308 Kg.

"Luar Biasa Rizki Juniansyah, berhasil membuktikan prestasinya dan mampu menjadi rising star dengan 3 Rekor Dunia," kata Kabid Binpres PABSI, Ir. Hadi Wihardja dalam keterangan tertulisnya.

Rizky Juniansyah(dok PB PABSI)

Menyinggung soal hasil yang diraih Rahmat Erwin Abdullah di kelas yang sama, sebagai undangan khusus, ia belum menaikan poinnya dari Kejuaraan Asia, pada 23 April lalu, dengan membukukan Total Angkatan 335 Kg. Namun, pada Kejuaraan Dunia Junior kali ini, ia hanya mampu meraih Total Angkatan 331 Kg,

"Semoga perhitungan poin ke depan akan lebih baik, sambil menunggu hasil Kejuaraan di Afrika yang bersamaan dengan Kejuaraan Dunia Junior kali ini. Kami menunggu awal Juni berita rangking terakhir yang dikeluarkan IWF, " ungkapnya.

Dari hasil Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior kali ini, Tim Indonesia berhasil membawa pulang 6 medali emas dan 3 perunggu. Masing-masing tiga medali emas diraih oleh Windy Cantika Aisah di kelas 49 Kg putri dan tiga medali emas diboyong Rizky Juniansyah di kelas 73 Kg.

Sementara medali perunggu diraih lifter putri Juliana Klarisa di kelas 55 Kg pada angkatan Clean and Jerk dengan angkatan 105 Kg, Nelly di kelas 59 Kg dengan angkatan Clean and Jerk 110 Kg, serta Restu Anggi di kelas 64 Kg dengan angkatan Clean and Jerk 114 Kg.

(aff/krs)