RI Jadi Tuan Rumah FIBA Asia Cup, Menpora Optimistis Timnas Masuk 8 Besar

Angga Laraspati - Sport
Kamis, 03 Jun 2021 16:48 WIB
Kemenpora
Foto: Dok. Kemenpora
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengikuti rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (2/6) kemarin. Ratas tersebut membahas persiapan 2 kegiatan internasional yaitu FIBA Asia Cup 2021 dan World Superbike.

"Tadi baru saja rapat terbatas yang dipimpin Bapak Presiden dan dihadiri Bapak Wakil Presiden (Ma'ruf Amin) dan beberapa menteri kabinet Indonesia Maju. Membahas dua kegiatan internasional persiapan penyelenggaraan FIBA Asia Cup 2021 dan World Superbike," kata Amali dalam keterangan tertulis, Kamis (3/6/2021).

Amali mengatakan, Indonesia akan menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2021 pada Agustus mendatang yang rencananya akan diikuti negara-negara Asia Pasifik. Selain itu, Amali juga menyampaikan Indonesia juga akan menjadi tuan rumah FIBA World Cup 2023.

"Sementara untuk menjadi peserta itu harus ikut kualifikasi dan kita memang harus berjuang keras, niat kita menjadi penyelenggara yang baik tetapi juga harus punya prestasi dalam tim nasional kita," ujar Amali.

Diterangkan Amali, dengan menjadi tuan rumah FIBA Asia Cup 2021, kesempatan untuk bisa lolos menjadi peserta FIBA World Cup 2023 semakin terbuka lebar.

"Peserta FIBA Asia Cup 2021 itu akan diambil delapan besar. Kalau diselenggarakan di Indonesia tentu peluang itu akan besar untuk kita. Itu lah sebabnya kita menggunakan kesempatan untuk menjadi tuan rumah," tutur Amali.

Lebih lanjut, ia juga melaporkan kepada Jokowi mengenai kesiapan sarana prasarana dan Timnas Basket Indonesia. Menurutnya, Jokowi telah setuju dan memberikan arahan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya.

"Saya kira kalau kita berkaca pada Asian Games, tim nasional kita berada di posisi delapan besar, maka Insyaallah ini akan sama saat FIBA Asia Cup 2021 nanti. Presiden setuju dan memberi arahan kepada kami untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya karena waktunya sudah sangat mepet," jelas Amali.

Terkait World Superbike, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyampaikan World Superbike merupakan ajang yang bergengsi. Menurutnya, World Superbike akan melibatkan 24 atlet mancanegara.

"World Superbike ini akan melibatkan 24 atlet mancanegara yang akan bertanding untuk event bergengsi di akhir musim World Superbike, diperkirakan antara 20 ribu penonton per hari yang berpotensi untuk menyaksikan," imbuhnya.

Meski disambut antusiasme tinggi oleh masyarakat, Jokowi meminta agar penyelenggaraan nantinya menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Protokol kesehatan ini harus dipatuhi para atlet, ofisial, hingga penontonnya.

"Para atlet diharapkan hadir lima hari sebelum latihan, dengan status sudah divaksin oleh enam vaksin yang sudah disetujui oleh WHO, dan sebelum keberangkatan dilakukan Tes PCR. Setelah kedatangan dalam karantina akan secara terus rutin dilakukan testing bagi atlet," tuturnya.

(akn/ega)