Bamsoet Nilai UKT Tarung Derajat Jadi Proses Regenerasi & Pembinaan

Erika Dyah Fitriani - Sport
Minggu, 27 Jun 2021 19:40 WIB
MPR
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB KODRAT) Bambang Soesatyo membuka Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Gelombang I Tahun 2021 KODRAT Bali. UKT ini diikuti oleh 406 peserta mulai dari usia 6 tahun hingga 30 tahun ke atas.

"Peserta UKT terdiri dari Kurata I sebanyak 233 orang, Kurata II sebanyak 111 orang, Kurata III sebanyak 58 orang, dan Kurata IV sebanyak 4 orang. Sebelum pelaksanaan UKT, para peserta terlebih dahulu melakukan pemanasan dengan lari menyusuri Black Stone Beach," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (27/6/2021).

Dalam kegiatan yang berlangsung di di Black Stone Beach, Bali ini Bamsoet juga diketahui memberikan bantuan 200 pakaian Tarung Derajat untuk KODRAT Bali. Selain itu, Ketua DPR RI ke-20 ini juga turut melantik secara simbolis para peserta, yakni dengan melakukan pukulan ke arah perut terhadap 4 peserta UKT Kurata IV yang naik tingkat ke Kurata V.

Ia menjelaskan para peserta ini akan menjadi kader pelatih Tarung Derajat yang memiliki tanggung jawab besar untuk mendidik dan mewariskan berbagai ilmu kepada generasi muda. Sehingga harapannya, Tarung Derajat akan senantiasa abadi dan tidak punah tergusur seni bela diri dari berbagai negara lain.

"UKT terakhir yang dilakukan KODRAT Bali diselenggarakan pada tahun 2019. Tahun 2020 tidak bisa dilaksanakan karena pandemi COVID-19. Setelah tertunda satu tahun, akhirnya UKT bisa kembali dilangsungkan. Selain karena peserta telah mendapatkan vaksinasi COVID-19, protokol kesehatan berupa test swab antigen juga tetap dilakukan terhadap para peserta sebelum memasuki arena UKT. Memastikan tidak ada yang terpapar COVID-19, sekaligus memastikan UKT tak menjadi klaster penyebaran COVID-19," jelas Bamsoet.

Bamsoet menerangkan penyelenggaraan UKT merupakan bagian dari proses panjang regenerasi dan pembinaan. Tujuannya, untuk menghasilkan atlet Tarung Derajat yang bisa mengharumkan nama Bali, khususnya maupun Indonesia pada umumnya.

Ia pun mengungkap berbagai prestasi telah ditorehkan atlet Tarung Derajat Bali, antara lain meraih medali emas terbanyak (4 emas, 1 perak, dan 3 perunggu) sekaligus juara umum cabang olahraga Tarung Derajat pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019.

"Pada Kejuaraan Nasional Tarung Derajat 2019 yang diselenggarakan di Bandung, KODRAT Bali berhasil menjadi juara umum setelah meraih lima emas dan dua perunggu. Sebelumnya, pada PON XVIII tahun 2012 di Riau, atlet KODRAT Bali berhasil menyumbangkan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sementara pada PON XIX/2016 di Bandung meraih 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Pada PON 2021 di Papua, KONI Bali menargetkan bisa mendapatkan 3-4 medali emas dari cabang olahraga Tarung Derajat," pungkasnya.

Sebagai informasi kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Harian KODRAT Provinsi Bali Bagus Darmayasa, Sekretaris Umum KODRAT Bali AA Bagus Tri Candra Arka (Gung Cok), Ketua Harian KODRAT Jawa Timur Erwin Poedjono, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP Bali) Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra. Serta para 8 atlet Tarung Derajat Bali yang akan bertarung di PON 2021, antara lain Ferdy Surya Dewa Yana, Dewa Komang Tri Darma Putra, I Made Ardi Arimbawa, Andre Surya, Ni Made Yogi Astrini, Rudy Nurudin, Kadek Krisna Dewi, dan Gede Dicky Handika Putra.

Hadir pula pengurus PB KODRAT antara lain Ketua Harian Brigjen Pol Syamsul Bahri, Bendahara Umum A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra, Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Pengembangan Daerah Andi Sinulingga, serta Hubungan Antar Lembaga Junaidi Elvis.

(akn/ega)