Hasil 'Tim Indonesia' di Moto2 Belanda: Assen Tak Bersahabat

Lucas Aditya - Sport
Senin, 28 Jun 2021 04:30 WIB
Fabio Di Giannantonio tak maksimal di Moto2 Belanda.
Hasil Moto2 Belanda: Tim Indonesia tak mendapat hasil bersahabat di Assen. (Foto: dok.Gresini Racing)
Jakarta -

Balapan Moto2 2021 di Belanda sudah tuntas. 'Tim-tim Indonesia' meraih hasil yang tak bersahabat saat berlaga di Assen.

Dalam race yang berlangsung, Minggu (27/6/2021) sore WIB, rider-rider tim Indonesia memang memulai balapan dari posisi yang tak menguntungkan. Mereka start dari row tengah ke belakang.

Dua rider Pertamina Mandalika SAG, start dari posisi 12-13. Thomas Luthi dari urutan ke-12, Bo Bendsneyder di belakangnya.

Sementara itu, rider Gresini, Fabio Di Giannantonio, start dari urutan ke-15. Nicolo Bulega dari posisi ke-26.

Race kesembilan Moto2 2021 dimenangi oleh rider KTM Ajo, Raul Fernandez. Dia menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 39 menit 1,832 detik.

Satu rider Gresini, Digia, gagal menyelesaikan balapan karena cuma bisa bertahan hingga 9 lap tersisa. Kekecewaan pun diungkapkan pebalap yang disponsori Federal Oil itu.

"Padahal kami menjalani balapan yang bagus dan kami memiliki kecepatan dan catatan waktu untuk memperpendek jarak dengan para pembalap di depan. Sayangnya setelah tujuh lap saya mulai kehilangan feeling di lengan kanan saya dan juga di tuas rem. Dengan sembilan lap tersisa, saya tidak bisa menghindari keluar jalur dan jatuh," kata Diggia dalam rilis yang diterima detikSport.

"Penting untuk bisa masuk ke jeda musim panas dengan hasil akhir bagus, tapi kami akan mencoba memahami apa yang terjadi dengan lengan saya dan memastikan agar sepenuhnya fit untuk membalap di Austria," kata dia menambahkan.

Rider Gresini lain, Bulega, bisa menyelesaikan balapan di posisi ke-19. Dia naik 7 tingkat dari posisi startnya.

Sementara itu, duo Pertamina Mandalika Racing mampu meraih poin. Luthi finis ke-14 hingga mampu meraup 2 poin, sedangkan Bendsneyder ada di posisi ke-15, menggapai satu angka.

"Sangat disayangkan saya mengawali balapan yang kacau di kualifikasi, dan posisi start tidak memungkinkan untuk melakukan pengejaran. Padahal kecepatan motor tidak buruk dan tanpa masalah girboks itu terutama di tikungan lima, kami bisa saja berada di 15 besar," kata Bulega.

Pihak dari Federal Oil, Hasril Arsyad, mendoakan agar kondisi lengan Diggia bisa pulih memanfaatkan jeda musim panas Moto2 2021.

"Kami yakin Diggia sudah berusaha membalap dengan hati untuk bisa bersaing di baris terdepan setelah start dari posisi 15. Semoga saja kondisi lengannya bisa segera ditangani dengan memanfaatkan rehat musim panas. Begitu pula Bulega yang ternyata ada kendala teknis di girboks," ujar Hasril.



Simak Video "Mengenal Dimas Ekky Pratama, Pembalap Mandalika Racing Team Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/rin)