LIMA eSports 2021: Tanding Boleh, Jangan Lupa Prokesnya

Mohammad Resha Pratama - Sport
Sabtu, 03 Jul 2021 06:22 WIB
Telkomsel resmikan gedung fasilitas gaming di Matraman, Jakarta. Studio game untuk para gamers mabar ini berada di Kantor Regional Telkomsel DKI Jakarta.
Lima eSport tetap berjalan di tengah PPKM Darurat (Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta -

Liga Mahasiswa (LIMA) kembali menggelar laga penyisihan Wilayah Timur akhir pekan ini. Tim-tim peserta diminta selalu menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona.

Pemerintah Indonesia kembali memperketat aturan di tengah melonjaknya kasus virus corona saat ini. PPKM Darurat sudah diberlakukan per 3 Juli hingga 20 Juli mendatang.

Aturannya pun makin ketat, salah satunya pusat perbelanjaan ditutup dan banyak akses jalan akan diblokade. Meski demikian, hal itu tidak menghalangi Liga Mahasiswa (LIMA) untuk menggulirkan lagi kompetisinya 3-4 Juli ini.

Sebab, bakal ada babak penyisihan Wilayah Timur untuk mencari perguruan tinggi terbaik dalam olahraga ini. Maka dari itu, sambil berkompetisi, para pserta juga diminta untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker serta menjaga jarak.

Junas Miradiarsyah selaku Chief Executive Officer (CEO) LIMA mengungkapkan kegiatan ini juga harus dimanfaatkan untuk memberikan kesadaran kepada mahasiswa pentingnya menjaga kesehatan mereka.

"Penting bagi mahasiswa untuk terus berprestasi agar dapat memacu diri terus berkembang. Namun, dengan situasi seperti ini tentu harus ada penyesuaian yang dilakukan. Melalui kegaitan ini, LIMA berharap dapat meningkatkan kesadaran Mahasiswa dengan situasi pendemi sekarang." ujar Junas dalam rilis kepada detikSport.

Selain menyiarkan seluruh pertandingan secara langsung pada akun youtube, LIMA juga bekerjasama dengan Nimo Tv selaku aplikasi penyiaran khusus esports. Sehingga. kompetisi tidak hanya dinikmati oleh para mahasiswa dan universitas peserta, tapi juga oleh penggemar eSport di seluruh Indonesia.

"LIMA sangat peduli terhadap keseriusan penegakan protokol kesehatan oleh mahasiswa dalam mengikuti kegiatan ini. Sebagai wadah pengembangan, kami ingin mahasiswa menjadi contoh positif bagi orang lain." sambungnya.

Penyisihan Wilayah Timur diikuti 26 tim dari 20 perguruan tinggi yakni Universitas Gadjah Mada, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Dinamika, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Tidar, Universitas Sebelas Maret, Universitas Jember, Politeknik Negeri Balikpapan, UIN Walisongo Semarang, Universitas Teknologi Sumbawa, Universitas Kanjuruhan Malang, Universitas Hasyim Asyari Jombang, Universitas Atmajaya Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, UIN Sunan Ampel Surabaya, Uniporversitas Hassanudin, Universitas Muhamadiyah Surakarta, IAIN Madura, Universitas PGRI Palembang, dan Politeknik Negeri Sriwijaya.

LIMA Esports 2021 dibagi menjadi dua fase, yakni wilayah barat dan timur. 12 tim dari masing-masing wilayah akan bertarung di fase Nationals pada 10-11 Juli 2021. Setelah Free Fire, akan diadakan juga eSport PUBG Mobile dan Mobile Legends Bang Bang.

(mrp/bay)