Pesan Menpora ke Atlet Olimpiade 2020: Jangan Sia-siakan Kesempatan

Alfi Kholisdinuka - Sport
Jumat, 09 Jul 2021 00:05 WIB
Menpora Zainudin Amali
Kemenpora titip pesan kepada Atlet Indonesia di Olimpiade 2020 (Kemenpora)
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi mengukuhkan kontingen Indonesia yang akan menuju Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang secara virtual pagi tadi. Ia pun berpesan agar para atlet dapat memanfaatkan momentum ini untuk meraih prestasi setinggi-tingginya.

"Harapan saya dan harapan seluruh rakyat Indonesia, supaya para atlet sekalian jangan sia-siakan kesempatan ini. Anggaplah bahwa ini adalah olimpiade terakhir yang kalian ikuti sehingga kalian benar-benar berjuang demi merah putih, demi harkat dan harga diri bangsa Indonesia dan tentu juga kebanggaan buat kalian dan keluarga," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (8/7/2021).

Amali mendorong agar mereka tetap bersemangat dalam memperjuangkan Merah Putih dan harga diri bangsa Indonesia. Sebab, kalau mereka berhasil menorehkan prestasi akan menjadi kebanggaan buat diri mereka, keluarga dan akan dikenang sebagai pahlawan.

"Sekarang ini kesempatan Anda dan tunjukkan bahwa Anda pantas mewakili 267 juta lebih rakyat Indonesia. Doa kami dan seluruh rakyat Indonesia untuk Anda," ungkapnya.

Di sisi lain, ia mengapresiasi upaya dan kerja keras dari pimpinan cabang olahraga, KONI, Komite Olimpiade Indonesia dan CdM karena telah berhasil menghasilkan 28 atlet untuk berangkat ke olimpiade. Jumlah ini melebihi dari yang ditargetkan sebelumnya yang hanya 22 atlet saja.

"Tentu ini adalah satu hasil dari kerja sama semua stakeholder. Sebab, tidak mungkin pemerintah tanpa dukungan daripada para pimpinan cabang olahraga, KONI, Komite Olimpiade Indonesia dan tentu CDM serta seluruh atlet dan para pelatih," jelasnya.

Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Rosan Roeslani dalam laporannya menyampaikan bahwa Olimpiade Tokyo akan resmi dibuka pada tanggal 23 Juli 2021 dan diikuti oleh 206 komite olimpiade di seluruh dunia.

Ada 33 cabang olahraga yang dipertandingkan dan Indonesia akan bertanding dalam 8 cabang olahraga saja yaitu Atletik, Bulu Tangkis, Dayung, Menembak, Panahan, Renang, dan Selancar Ombak.

Adapun 28 atlet terdiri dari 16 atlet putra dan 12 putri dan akan didampingi 23 official. Untuk keberangkatan kontingen dibagi dalam empat gelombang, tim bulutangkis akan diberangkatkan pada 8 Juli.

Kemudian dilanjutkan dengan 6 cabang lainnya yaitu Angkat Besi, Dayung Menembak, Panahan, Berenang dan Selancar Ombak pada 17 Juli. Pada gelombang ketiga terdiri dari 3 cabang olahraga yang akan berangkat pada 23 Juli dan gelombang keempat yakni atletik berangkat pada 24 Juli.

"Dengan kondisi pandemi COVID-19 perlu dilaporkan bahwa semua atlet dan ofisial telah mendapatkan vaksinasi tahap pertama pada 26 Februari dan tahap kedua pada tanggal 13 Maret yang semuanya diinisiasi oleh Kemenpora," ujarnya.

Selain itu, dia memastikan para atlet dan ofisial kondisi kesehatannya diawasi secara ketat dan para atlet dipastikan dalam keadaan sehat bugar dan tidak ada yang terpapar COVID-19.

"Sehingga siap untuk diberangkatkan menuju Tokyo Olympic 2020. Namun untuk mencegah resiko yang mungkin terjadi interaksi sosial sangat kami batasi tidak seperti biasanya," jelasnya.

Sebagai informasi, acara pengukuhan kontingen Indonesia ini turut dihadiri Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan Roeslani, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.

Hadir pula sejumlah pimpinan cabang olahraga antara lain Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), Basuki Hadimuljono, Ketua Umum Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani), Illiza Sa'aduddin Djamal, Sekjen PB PRSI Ali Andi Patiwiri dan lainnya, serta para para atlet dan pelatih.



Simak Video "Menpora Pastikan Polri Izinkan Liga 1 Digelar 27 Agustus"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)