SEA Games 2021, Pelatnas, dan Anggaran

Muhammad Robbani - Sport
Senin, 12 Jul 2021 21:00 WIB
Menpora Zainudin Amali
Menpora Zainudin Amali menegaskan pemerintah tetap bantu dana pelatnas walaupun SEA Games 2021 ditunda. Foto: Kemenpora
Jakarta -

Penundaan SEA Games 2021 tak mempengaruhi anggaran pelatihan nasional (pelatnas) cabang olahraga. Pemerintah tetap akan memberikan bantuan.

SEA Games 2021 sudah resmi diumumkan ditunda pelaksanaannya ke tahun 2022. Menpora Zainudin Amali memastikan bahwa pemerintah tetap akan mendukung keberlangsungan latihan para atlet.

"Tadi dalam pembahasan kami memang benar bahwa di dalam perencanaan penganggaran yang ada di Kementerian Pemuda dan Olahraga bahwa bantuan pemerintah itu diberikan dalam rangka peningkatan prestasi olahraga nasional," kata Amali dalam keterangan virtual, Senin (12/7/2021).

"Jadi oleh karena itu memungkinkan untuk latihan tetap ada. Sejalan dengan itu, maka latihan ini akan tetap dilakukan. Tapi tentu kita akan melihat, akan membicarakan dengan induk cabang olahraga yang juga akan kita komunikasikan kepada NOC Indonesia," ujarnya menambahkan.

Terkait anggaran, Menpora Amali mengungkapkan bahwa dalam perencanaan bantuan pemerintah untuk peningkatan prestasi olahraga tidak hanya tertuju pada satu event atau multi event tertentu. Sehingga walaupun SEA Games 2021 ditunda, namun latihan dan anggaran untuk cabor di Pelatnas tetap berjalan.

Pemerintah juga memahami penundaan berbagai ajang yang kerap terjadi di masa pandemi COVID-19. Hal ini memang menjadi tantangan tersendiri, termasuk Indonesia.

"Anggaran itu diberikan secara umum dan itu bisa digunakan untuk event apa saja. Nah itu digunakan untuk kegiatan mana dan kemana itu tentu di dalam perencanaan administrasi tidak ada masalah. Dan di dalam penganggaran kita juga harus mempersiapkan diri untuk Asian Games dan Asian Para Games (2022)," tutur Amali.

"Di awal saya sudah sampaikan sebagian besar atau cabor-cabor itu akan ikut juga di Asian Games. Nah, kita jalan saja secara paralel tetapi tidak akan terjadi double pengangguran karena kita nggak mau itu, kita jaga betul itu," ucap Menpora.

(krs/cas)