FIA WEC: Sean Gelael Cuma Finis Kelima di Monza

Mohammad Resha Pratama - Sport
Senin, 19 Jul 2021 15:30 WIB
2021 FIA World Endurance Championship
Monza, Italy
15th - 18th July 2021
Photo: Drew Gibson
Sean Gelael finis kelima di WEC Monza (Drew Gibson)
Monza -

Sean Gelael dan tim Jota #28 tak mendapatkan hasil ideal di 6 Hours of Monza. Sean cuma menuntaskan balapan di urutan kelima.

Sean kembali membalap di FIA World Endurance Championship (WEC) yang dihelat di sirkuit Monza, Minggu (18/7/2021) sore WIB. Meski demikian, perjuangan Sean bersama Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvist tidak mudah.

Sebab sedari sesi kualifikasi sehari sebelumnya, mereka sudah mengalami kesulitan. Vandoorne yang menjalankan mobil Jota #28 mengalam insiden karena menabrak pagar di sisi trek.

Alhasil, mobilnya mengalami kerusakan cukup parah termasuk bannya. Alhasil mereka harus start dari posisi terbawah mengingat jatah ban untuk kualifikasi serta lomba jadi satu paket.

Itu yang membuat Jota tidak mampu mencatatkan waktu terbaik karena harus menghemat ban. Saat memulai balapan, Stoffel tak langsung menggeber mobilnya dengan kecepatan tinggi.

Dia harus menghitung pemakaian ban namun tetap bisa membawa Jota #28 ke posisi kelima. Sean kemudian membawa timnya ke posisi ketiga usai melewati Ryan Cullen (Misi Competizione) dan Frits Van Eerd (Racing Team Netherland).

Sayangnya, kesalahan strategi saat pitstop membuat Jota #28 dihukum penalti tambahan, sehingga posisinya melorot dan bahkan tertinggal satu lap. Beban berat ada di pebalap ketiga Tom Blomqvist.

Lewat segala upaya, Blomqvist akhirnya melajukan Jota #28 ke posisi kelima di akhir balapan. Hasil yang mana cukup disesali karena Sean dkk. sebenarnya bisa finis lebih baik dan menjaga tren podium sejak dua seri pertama.

Namun, melihat segala kesulitan yang dilalui sejak kualifikasi, maka finis kelima sudah jadi pencapaian maksimal dan patut diapresiasi.

"Kami menang dan kalah bersama-sama sebagai tim. Berjuang keras sudah sampai P3, lalu ada kesalahan strategi, dan buntutnya P5. Kami belajar banyak dari hasil hari ini dan pantang menyerah untuk meraih hasil lebih bagus," ujar Sean Gelael dalam rilis kepada detikSport.

Lanjutan FIA World Endurance Championship adalah balapan legendaris yang paling dinanti, 24 Hours of Le Mans, 21-22 Agustus nanti.

(mrp/mrp)