Olimpiade Kian Dekat, Atlet Indonesia dalam Kondisi Baik

Mercy Raya - Sport
Rabu, 21 Jul 2021 21:15 WIB
Logo Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.
Olimpiade Kian Dekat, Atlet Indonesia dalam Kondisi Baik (dok Istimewa)
Jakarta -

Chef de Mission Rosan P. Roeslani mengungkap kondisi terkini atlet-atlet Indonesia jelang Olimpiade yang dimulai 23 Juli. Ia pastikan semua dalam kondisi baik.

Indonesia saat ini sudah mengirim 26 atletnya ke Tokyo, Jepang. Mereka berangkat yang dibagi dalam tiga kloter, dari mulai bulutangkis, kemudian menyusul rombongan besar yang terdiri dari angkat besi, panahan, surfing, menembak, serta renang, dan terbaru tim dayung juga telah tiba di Negeri Matahari Terbit pada Rabu (21/7/2021).

Jelang mentas di Olimpiade Tokyo, Rosan mengatakan para atlet sampai kini masih dalam keadaan baik dan sehat, tak terkecuali tiga atlet yaitu Deni (angkat besi) Melani Putri dan Mutiara Rahma Putri (dayung) yang baru bergabung dengan kontingen Indonesia di wisma atlet pada Rabu, pagi ini.

"Semua Alhamdullilah baik, semua rombongan, juga tim yang baru mendarat hari ini. Jadi tinggal dua atlet lagi yang tersisa dari cabang atletik (Lalu Muhammad Zohri dan Alvin Tehupeiory). Mereka akan terbang ke sini (Jepang) pada 24 Juli ini," kata Rosan kepada detikSport, Rabu (21/7).

"Dalam hasil tes Saliva (tes COVID-19 dengan air liur) juga negatif semua. Meskipun tadi di airport (rombongan kloter ketiga) memang agak lama tapi Alhamdullilah sampai di wisma atlet semuanya negatif. Nanti akan ada dites lagi dan sampelnya akan dikumpulkan sebelum pukul 6 sore," ujarnya.

Rosan yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) mengatakan tes Saliva akan dijalani para atlet Indonesia selama tujuh hari ke depan karena dianggap masih berisiko tinggi.

"Begitu untuk makan, kami juga masih dipisah karena Indonesia masuk dalam klasifikasi Grup I (negara berisiko tinggi COVID-19). Kami berada di lantai dua paling pojok, bersama negara-negara lain yang statusnya sama," sebut Rosan.

Kendati dipisah, Rosan memastikan psikologis atlet Indonesia tak akan terganggu dan tak ada diskriminasi. "Tidak ada seperti itu karena memang kita masuk dalam klasifikasi. Selain kita (Indonesia), ada negara-negara lain juga."

Indonesia di Olimpiade meloloskan 28 atlet + 1 atlet alternatif dari delapan cabang olahraga. Beberapa di antaranya bakal memulai perjuangannya pada Jumat pekan ini.

(mcy/aff)