Olimpiade Tokyo: Deni Gagal Sumbang Medali dari Angkat Besi

Yanu Arifin - Sport
Minggu, 25 Jul 2021 20:04 WIB
Indonesias Deni competes in the mens 67kg weightlifting competition during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Tokyo International Forum in Tokyo on July 25, 2021. (Photo by Vincenzo PINTO / AFP)
Lifter Indonesia, Deni, gagal meraih medali dari cabang angkat besi nomor 67 kg putra. (Foto: Vincenzo PINTO / AFP)
Tokyo -

Deni gagal menambah raihan medali untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Lifter 32 tahun itu kalah bersaing di nomor 67 kg putra.

Bersaing di Tokyo International Forum, Minggu (25/7/2021), Deni kesulitan sejak angkatan snatch (angkatan langsung). Lifter kelahiran Bogor itu cuma bisa mengangkat 135 kg, terpaut 16 kg dari lifter Kolombia, Lozano Mosquera, yang mampu mengangkat 151 kg di angkatan langsung.

Dari tiga kesempatan di jenis snatch, Deni juga cuma bisa sekali. Alhasil, bebannya kian berat di jenis clean and jerk (dua tahap).xt

Di jenis clean and jerk, Deni cuma bisa mengangkat 166 kg. Sementara para rivalnya bisa mengangkat di atas 170 kg.

Alhasil, Deni cuma bisa mengumpulkan total angkatan 301 kg dari snatch dan clean and jerk. Lifter berusia 31 tahun itu cuma menempati urutan ke-9.

Deni gagal mempersembahkan emas dari nomor 67 kg putra. Ia tak bisa menyusul Eko Yuli, yang sebelumnya bisa memenangkan medali perak dari nomor 61 kg.

Adapun yang berhasil menyabet medali emas adalah Lijun Chen dari China. Ia membuat rekor Olimpiade dengan angkatan 187 kg di jenis clean and jerk, dengan total angkatannya mencapai 332 kg.

Medali perak diraih lifter Kolombia, Lozano Mosquera, yang meraih total angkatan 331 kg. Adapun tempat ketiga atau peraih medali perunggu disabet Mirko Zanni dari Italia, dengan total angkatannya mencapai 322 kg.

(yna/aff)