Ucapan Syukur Eko Yuli Irawan Kantongi Perak Olimpiade

Mercy Raya - Sport
Minggu, 25 Jul 2021 18:53 WIB
Eko Yuli Irawan
Ucapan Syukur Eko Yuli Irawan Kantongi Perak Olimpiade (dok KOI)
Jakarta -

Lifter senior Indonesia, Eko Yuli Irawan, bersyukur menyumbangkan medali perak Olimpiade bagi Indonesia. Usahanya disebut sudah maksimal.

Eko tampil di kelas 61 kg harus puas dengan menempati peringkat dua pada Minggu (25/07/2021) pada Olimpiade Tokyo. Dia mencatat total angkatan 302 kg.

"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menjadi yang terbaik. Dan, kita mesti bersyukur dengan rezeki yang telah diberikan," kata Eko dalam rilis KOI.

"Saya minta maaf karena masih belum bisa mempersembahkan emas untuk Indonesia, sebagaimana cita-cita saya," sambungnya.

Dalam pertandingan angkat besi yang digelar di Tokyo International Forum, Jepang, Eko Yuli Irawan sejatinya sudah berupaya agar mampu medali emas dari pesaing terberatnya, Li Fabin (China).

Hal itu tampak dari kesuksesannya mengangkat angkatan pertama clean and jerk seberat 165kg. Di percobaan angkatan kedua, Eko kemudian memutuskan menaikkan beban hingga 12 kg menjadi 177 kg pada angkatan kedua. Tapi gagal. Bahkan pada angkatan ketiganya mengalami hasil serupa.

"Setelah sukses angkatan pertama clean and jerk 165 kg, saya memang mengambil keputusan untuk menaikkan beban 177 kg karena pada angkatan snatch, saya sudah selisih 4kg dengan Li Fabin. Keputusan itu harus saya ambil untuk membuka peluang meraih emas," kata pria genap berusia 32 tahun pada 24 Juli lalu.

Eko Yuli IrawanEko Yuli Irawan (dok KOI)

Meskipun gagal, Eko Yuli Irawan tetap bersyukur. Dia juga mempersembahkan medali perak tersebut untuk seluruh masyarakat Indonesia dan keluarganya. Dengan raihan perak di Olimpiade 2020 Tokyo itu, Eko Yuli bukan hanya menyamai prestasi yang diraih pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, tetapi ia juga mencatat sejarah di angkat besi Indonesia.

Eko Yuli menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang meraih medali pada empat penampilan beruntun di Olimpiade. Sebelumnya, dia meraih medali perunggu di Olimpiade 2008 Beijing, dan Olimpiade 2012 London.

(mcy/aff)