Asa Eko Yuli Tampil di Olimpiade 2024

Mercy Raya - Sport
Minggu, 25 Jul 2021 20:36 WIB
Silver medallist Indonesias Eko Yuli Irawan stands on the podium for the victory ceremony of the mens 61kg weightlifting competition during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Tokyo International Forum in Tokyo on July 25, 2021. (Photo by Vincenzo PINTO / AFP)
Asa Eko Yuli Tampil di Olimpiade 2024 (AFP)
Jakarta -

Eko Yuli Irawan masih belum puas meskipun sudah menyumbang empat medali bagi Indonesia di Olimpiade. Katanya, kalau masih kompetitif kenapa tidak?

Eko mendapat medali perak di Olimpiade Tokyo 2020 cabang olahraga angkat besi setelah membukukan total angkatan 302 kg (snatch 137 kg dan clean and jerk 165 kg) pada Minggu (25/7/2021).

Ia gagal mengungguli Li Fabin (China) yang berhak atas medali emas dengan total angkatan 313 kg ( snatch 141 kg dan clean and jerk 172 kg). Sementara perunggu diraih Igor Son (Kazahstan) dengan total angkatan 294kg (snatch 131 kg dan clean and jerk 163 kg).

Hasil tersebut membuat dia harus puas meraih medali perak untuk kali kedua sekaligus medali keempat dalam keikutsertaan Olimpiade sejak 2008.

Eko Yuli Irawan tak menepis ada rasa ketidakpuasan karena gagal meraih medali emas. Apalagi, usianya sudah masuk kepala tiga.

"Mohon maaf untuk semua masyarakat Indonesia. Saya belum bisa memberikan medali emas sebagaimana cita-cita saya," kata Eko dalam rilis KOI.

Tapi Eko juga tak menolak jika ada kesempatan untuk tampil kembali di Olimpiade Paris 2024. Saat itu, nanti ia menginjak usia 35 tahun.

"Jika dilihat umur memang sulit, tetapi jika ada kesempatan (tetap berkompetisi sebagai atlet), kenapa tidak?" katanya.

"Tapi, yang paling penting itu sekarang adalah bagaimana menyiapkan lifter-lifter muda penerus saya. Itu yang menjadi tantangan," ujarnya.

Li Fabin of China , gold medal, right, celebrates on the podium with silver medal Eco Yuli Irawan of Indonesia in the men's 61kg weightlifting event, at the 2020 Summer Olympics, Sunday, July 25, 2021, in Tokyo, Japan. (AP Photo/Luca Bruno)Eko Yuli persembahkan medali perak untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo (AP/Luca Bruno)

Sementara itu, Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo Rosan P Roeslani mengaku bangga dengan torehan prestasi Eko Yuli Irawan. Tambahan medali perak ini diharapkan bisa semakin membuat atlet-atlet Indonesia lebih bersemangat lagi untuk tampil di Olimpiade Tokyo.

"Kemarin kita mendapat medali perunggu dari Windy Cantika, hari ini Indonesia mendapat perak dari Eko Yuli. Tentu prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, terutama saya sebagai CdM dan juga Ketua PB PABSI," kata Rosan.

"Meski mendapat perak, Eko Yuli berhasil menjadi atlet yang mengukir sejarah. Ia satu-satunya atlet yang tampil empat kali di Olimpiade dan semuanya meraih medali."

(mcy/aff)