Menpora Minta Atlet All Out di Olimpiade Tokyo, Singgung soal Bonus

Jihaan Khoirunnisaa - Sport
Selasa, 27 Jul 2021 12:28 WIB
Menpora Zainudin Amali mengukuhkan atlet-atlet yang siap mewakili Indonesia dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020.
Foto: dok. detikcom via screenshot
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) RI, Zainudin Amali memastikan dukungan penuh pemerintah kepada para atlet dan ofisial yang saat ini tengah bertanding di Olimpiade Tokyo 2020. Salah satu bentuk dukungan tersebut yakni dengan pemenuhan kebutuhan serta fasilitas para atlet selama berada di Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas).

"Sejak awal dukungan pemerintah itu penuh. Sejak mereka masuk di Pelatnas. Pelatnas itu kan butuh biaya, baik untuk biaya latihan, kemudian untuk sehari-hari mereka, untuk gizi dan lain sebagainya," kata Zainudin dalam keterangan tertulis, Selasa (27/7/2021).

Selain itu, menurutnya pemerintah juga telah memfasilitasi atlet saat melakukan try out atau latih tanding baik itu di negara yang dekat maupun di negara yang jauh. Semua difasilitasi dan dibiayai oleh pemerintah.

"Termasuk keberangkatan kontingen Indonesia ke Olimpiade Tokyo ini, seluruhnya dibiayai pemerintah, karena kita tahu bahwa mereka kesana atas nama bangsa atas nama negara sehingga kita harus fasilitasi melalui Kemenpora," ujar Menpora.

Diungkapkan Zainudin, pemerintah juga akan memberikan dukungan kepada atlet Olimpiade Tokyo 2020 saat mereka kembali ke tanah air usai berkompetisi, dengan memberikan bonus sebagai bentuk apresiasi.

"Jangankan Olimpiade, multi event se-tingkat SEA Games saja kita ada apresiasinya. Apalagi, ini yang paling tinggi. Jadi pasti kita akan berikan apresiasi, penghargaan bahkan biasanya ada penghargaan dari negara dari bapak Presiden langsung," terangnya.

Bahkan, lanjutnya, ada beberapa kalangan yang secara mandiri menyatakan ingin berpartisipasi memberikan apresiasi kepada para atlet setelah mereka meraih medali di ajang olahraga paling bergengsi tersebut.

"Tapi belum bisa saya sebutkan (namanya). Tapi ada yang sudah menyampaikan kepada saya, pak menteri ini kita bangga, kita senang, dengan atlet kita, tidak mudah bertanding di saat pandemi sekarang ini. Tetapi mereka sudah bertanding, sudah berjuang dan sudah membanggakan Indonesia maka saya ikut berpartisipasi," jelasnya.

Sementara itu, Zainudin juga berpesan kepada para atlet yang sedang bertanding agar tetap semangat dan menjaga kesehatan agar bisa meraih prestasi. Dengan begitu ranking Indonesia bisa naik dari yang semula menempati urutan 46 pada Olimpiade di Rio de Janeiro 2016 lalu.

"Tetap semangat, jaga kesehatan dan ingat pesan saya pada saat mengukuhkan anda semua bahwa anda bertanding bukan untuk diri sendiri.Tetapi anda bertanding atas nama lebih dari 267 juta rakyat Indonesia. Oleh karena itu, saya minta berikan yang terbaik, bertanding secara maksimal dan all out di lapangan. Jangan memikirkan apapun fokus dan konsentrasi untuk pertandingan," tuturnya.

Ia menilai atlet-atlet Tanah Air telah memberikan penampilan yang terbaik dalam ajang olahraga internasional empat tahunan itu. Diketahui sejauh ini, tim Indonesia sudah mengumpulkan dua medali dengan rincian satu perak dan satu perunggu.

"Mereka yang berangkat ke Olimpiade Tokyo itu adalah mereka yang sudah lolos kualifikasi. Mereka yang sudah menjadi wakil Indonesia di sana, saya harap dapat tampil maksimal. Kita tahu, Olimpiade ini adalah ajang penentuan prestasi tertinggi. Sehingga mereka harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tidak mudah memang seorang atlet bisa mempertahankan posisinya secara optimal, apalagi ini di tengah pandemi, mereka harus berlatih lalu bertanding," ujarnya.

Menpora juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah dan tengah bertanding di Olimpiade Tokyo 2020. Ia juga mendoakan para atlet yang belum bertanding agar bisa tampil maksimal sehingga bisa mendulang medali.

"Mereka yang sudah bertanding dan sudah menghasilkan medali saya ucapkan selamat dan terima kasih. Bagi mereka yang belum berhasil, kami tetap mengucapkan terima kasih karena untuk bisa tampil di Olimpiade itu tidak mudah. Bagi mereka yang akan bertanding, anda masih punya harapan (meraih medali). Anggaplah Olimpiade Tokyo ini adalah Olimpiade terakhir anda. Jadi, anda harus all out untuk bisa berjuang di Olimpiade," terangnya.

Lebih lanjut, Zainudin menjelaskan kompetisi olahraga terbesar dan terkemuka di dunia itu merupakan sasaran utama dalam grand design olahraga nasional yang disiapkan. Sementara, untuk Asian Games atau SEA Games jadi sasaran antara.

"Jadi, target di Olimpiade Tokyo ini, kita harus bisa lebih baik peringkatnya dari Olimpiade sebelumnya yaitu di Brasil. Harus bisa lebih dari sebelumnya. Pemerintah dari awal mendukung penuh ya untuk atlet-atlet kita. Kita fasilitasi, kita beri apresiasi. Jangankan Olimpiade, setingkat Asian Games atau SEA Games saja ada apresiasinya. Pemerintah pasti memberikan apresiasi. Selain itu, ada juga beberapa kalangan yang menyatakan ingin partisipasi memberikan apresiasi kepada atlet kita, tapi belum bisa saya sebutkan (namanya)," pungkasnya.

(ega/krs)