Rahmat Erwin Abdullah, si Anak Tunggal yang Bikin Bangga!

Reinhard Soplantila - Sport
Kamis, 29 Jul 2021 11:10 WIB
Makassar -

Rahmat Erwin Abdullah menjadi angin segar untuk angkat besi Indonesia di ajang internasional. Si anak tunggal itu sudah membuat bangga kedua orang tuanya.

Di Tokyo International Forum, Rabu (28/7/2021), Rahmat Erwin bermain di kelas 73 kg angkat besi Olimpiade Tokyo 2020. Dia bermain dari Grup B, hingga melakukan angkatan lebih dulu.

Rahmat Erwin tampil gemilang. Total angkatannya 342 kg, hasil dari snatch 152 kg dan clean & jerk 190 kg.

Hasil itu tak lepas dari doa sang ibu, Ami Asum Budiono, yang mendukung dari jauh. Sementara itu, ayah Rahmat Erwin, Erwin Abdullah, mendampinginya langsung di Tokyo.

"Ya sempat berhubungan komunikasi karena memang anak saya itu tadi mau berangkat bertanding dia masih minta doakan mamanya, doakan dulu mama saya mau minum saya doakan. Selesai bertanding, dia telepon juga saya," kata Ami.

Banyak medali sudah digapai Rahmat Erwin dari cabang angkat besi. Saat dijumpai di rumahnya di Makassar, pada Rabu malam, Ami memamerkan medali-medali itu.

Ibu Rahmat Erwin Abdullah, Ami Asum Budiono.Ibu Rahmat Erwin Abdullah, Ami Asum Budiono, memamerkan medali yang pernah diraih anaknya. Foto: detikcom/Reinhard Soplantila

Rahmat Erwin sudah menggeluti angkat besi sejak kecil. Juara di ajang Asian Junior Championship 2019 di Pyongyang, Korea Utara. Dia meraih emas di kelas 73 kg.

Di ajang yang sama setahun kemudian di Tashkent, Uzbekistan, Rahmat Erwin juga bisa mempertahankan prestasi yang sama.

Selain itu, emas juga disumbangkan Rahmat Erwin untuk Indonesia di ajang SEA Games 2019 di Filipina.

"Kalau kejuaraan sudah banyak yang dia ikuti karena untuk dapat tiket Olimpiade saja dia itu harus melalui 6 kualifikasi. 6 kualifikasi itu terdiri dari 3 kali kejuaraan dunia, 3 kali kejuaraan Asia, untuk mengejar poin karena ini lolos Olimpiade ini perorangan, jadi kalau mau lolos harus kejar poin sendiri-sendiri," kata Ami menerangkan.

Karena Rahmat Erwin merupakan putra tunggalnya, Erwin dan Ami sangat perhatian dengan si buah hati. Rahmat Erwin sudah sejak usia 15 tahun serius menekuni olahraga angkat besi. Kini, Rahmat Erwin sudah menginjak usia 20 tahun.

"Kalau curhat memang banyak kendala-kendala, karena ada cobaan dalam olahraga itu sangat banyak sakit ini sakit itu tapi kami harus sabar. Dia biasa sakit perut, sakit pinggang, makanya anaknya itu hati-hati, makanya bapaknya damping dia, karena dari awal dia pernah cedera pinggang maka kami dari orang tua selalu hati-hati apa lagi dia anak satu-satunya," kata Ami.

(cas/aff)