Rapat dengan Dorna Sport, Bamsoet: Konstruksi Sirkuit Mandalika Sudah 92%

Inkana Putri - Sport
Kamis, 12 Agu 2021 23:20 WIB
MPR
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo melakukan virtual assessment yang membahas homologasi Sirkuit Internasional Mandalika Lombok. Virtual assessment ini menjadi yang pertama di dunia terhadap trek sirkuit yang dilakukan dengan cara yang sangat profesional.

Diketahui, kegiatan ini dilakukan Bamsoet bersama Dorna Sport, sebagai penyelenggara kejuaraan internasional MotoGP dan FIM Superbike World Championship (World SBK).

"Tanggapan Dorna Sport terhadap progres pembangunan Sirkuit Internasional Mandalika sangat positif. Lintasan sirkuit juga dipastikan super aman bagi para pembalap. Kepercayaan mereka terhadap progres pembangunan sirkuit dan kawasan Mandalika juga sangat tinggi," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (12/8/2021).

Bamsoet menjelaskan sedikit lagi Sirkuit Internasional Mandalika siap digunakan dalam kejuaraan internasional FIM Superbike World Championship (World SBK) yang akan berlangsung pada 12-14 November 2021.

Ia pun menargetkan pada Maret 2022, Sirkuit Internasional Mandlika bisa menggelar kejuaraan bergengsi MotoGP. Menurutnya, hal ini telah menjadi penantian panjang selama 26 tahun untuk membuat Indonesia kembali menjadi tuan rumah MotoGP.

"Pemasangan concrete barrier dan pembangunan tunnel yang berfungsi sebagai akses penonton ke dalam area sirkuit, service area, hotel serta fasilitas lain di dalam area trek, sudah selesai dikerjakan 100 persen. Secara keseluruhan, pekerjaan konstruksi pembangunan Sirkuit Internasional Mandalika sudah sekitar 92 persen," jelasnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB KODRAT) ini pun menambahkan progres pekerjaan di dalam trek telah mencapai 98 persen. Progres ini meliputi pengaspalan outer and inner service road.

Ia memaparkan progres lainnya seperti pengaspalan track lane yang mencapai 68 persen, pengaspalan run-off 37 persen, run-off gravel 99 persen dan run-off grass 98 persen.

"Sedangkan pekerjaan bangunan infrastruktur di dalam sirkuit seperti race control sudah mencapai 83,75 persen dan pondasi pit building mencapai 85,9 persen," urai Bamsoet.

Bamsoet mengungkap pemerintah melalui PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) juga sudah memulai tahap konstruksi Paket I dan II Mandalika Urban Tourism and Infrastructure Project (MUTIP).

Adapun item pekerjaan MUTIP Paket I dimulai dari pembangunan sejumlah ruas jalan dengan total panjang 4,35 kilometer (km), pembangunan lot parkir kendaraan seluas 104,72 are.

"Kita harapkan juga Kementerian Kesehatan bisa segera menyediakan peralatan kesehatan medical center di dalam sirkuit, guna mendukung keberadaan Sirkuit Internasional Mandalika," pungkas Bamsoet.

(akn/ega)