Rahadewi Neta, Wasit Wanita Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020

Mohammad Resha Pratama - Sport
Selasa, 31 Agu 2021 22:46 WIB
Rahadewi Neta, Wasit Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 cabor taekwondo
Rahadewi Neta (baju putih) jadi wasit cabor Taekwondo di Paralimpiade Tokyo 2020 (dok.PB TI)
Tokyo -

Indonesia tak cuma menurunkan atlet di Paralimpiade Tokyo 2020. Tapi ada juga wasit wanita yang bertugas di sana, namanya Rahadewi Neta.

Mungkin beberapa ada yang mengetahui sosok Neta yang merupakan mantan atlet Taekwondo nasional. Setelah pensiun, taekwondoin asal Surabaya itu masih berkecimpung di dunia yang membesarkan namanya.

Neta jadi satu-satunya wasit asal Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 untuk cabor taekwondo. Sejatinya Neta mendaftar untuk Tokyo 2020 tapi gagal lolos.

Dasar rezeki, Neta tetap berangkat ke Negeri Matahari Terbit bulan ini untuk mewasiti cabor taekwondo di Paralimpiade yang baru dimulai pada 2 hingga 4 September.

Rahadewi Neta, Wasit Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 cabor taekwondoRahadewi Neta (kedua dari kiri) Wasit Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 cabor taekwondo Foto: dok.PB TI

Neta terpilih bersama 30 wasit dari belahan dunia lainnya setelah melalui seleksi yang cukup panjang. Dia menjalani proses seleksi sejak 2019 di Moskow yang diikuti 500 wasit dari lima benua dan mengerucut hingga 50 wasit.

Adapun tes yang telah diikuti oleh Neta diantaranya, tes fisik, tes tertulis, scoring test, competition management test, serta interview. Ke-50 wasit terbaik dunia itu kembali menjalani proses seleksi dan evaluasi di pertandingan Pra-Kualifikasi Paralimpiade Tokyo 2020 hingga terpilih 30 wasit terbaik.

Sementara, Neta yang merupakan salah satu wasit terbaik binaan Universal Taekwondo Indonesia Profesional(UTIPro) itu ditugaskan menjadi wasit di ajang Pra-Kualifikasi Zona Afrika di Maroko dan Zona Eropa di Bulgaria. Untuk Paralimpiade Tokyo 2020, ada 15 wasit pria dan 15 wasit wanita di cabor taekwondo.

Pendiri dan Pembina UTIPro Grand Master yang juga penyandang Dan IX Kukkiwon, Lioe Nam Kiong, mengaku bangga dengan prestasi yang dicapai Neta tersebut.

Dia menyebut terpilihnya Neta merupakan buah dari pembinaan yang berkesinambungan.

"Kami mengajukan dua wasit terbaik yakni Suwandi Gunawan (pria) dan Rahadewi Neta(wanita) yang kerap memimpin pertandingan tingkat international. Namun, akhirnya Neta yang lolos seleksi," kata Grand Master, Lioe Nam Khiong dalam keterangan pers virtual kepada para wartawan, Selasa(31/8).

Rahadewi Neta, Wasit Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 cabor taekwondoRahadewi Neta (berdiri paling kanan) Wasit Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 cabor taekwondo Foto: dok.PB TI

"Ini membuktikan bahwa wasit hasil binaan UTIPro layak untuk memimpin pertandingan tingkat dunia dan kami cukup bangga," tandas Lioe Nam Khiong.

Namun, ketika ditanya kenapa pihak PB Taekwondo Indonesia (PB TI) tidak meloloskan atlet/wasitnya di ajang Olimpiade Tokyo, Lioe memilih diam seribu bahasa. "Kalo soal itu saya no comment."

Secara terpisah, Sekjen UTIPro, Lamting, menyebut Neta memang sangat mumpuni untuk menjadi wasit di ajang sekelas Paralimpiade Tokyo 2020.

"Latar-belakang sebagai mantan taekwondoin tangguh nasional, ia juga sangat menguasai perkembangan peraturan pertandingan cabang taekwondo saat ini," paparnya.

Lihat juga video 'Daftar Atlet Paling Banyak Dibicarakan di Twitter Selama Olimpiade':

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/rin)