Torang Bisa, Theme Song PON Papua Bawa Semangat dan Persatuan NKRI

Muhammad Robbani - Sport
Sabtu, 11 Sep 2021 18:17 WIB
PB PON Papua
Torang Bisa, Theme Song PON Papua Bawa Semangat dan Persatuan NKRI (Muhammad Robbani/detikSport)
Jakarta -

PB PON Papua memperkenalkan Torang Bisa sebagai theme song PON 2021, Sabtu (11/11). Lagu ini dipilih karena lirik semangat dan persatuan NKRI dari Papua.

Bertempat di Hotel Neo Indah, Jakarta Barat, Roy Letlora selaku Ketua Bidang II PB PON menjelaskan kesiapan PON Papua. Ia ditemani Pelaksana tugas koordinator Bidang Pemasaran PB PON Karsudi.

Dijelaskan Karsudi, Torang Bisa dipilih menjadi lagu tema PON Papua melalui berbagai tahapan. Dari berbagai kandidat lain, Torang Bisa dianggap paling merepresentasikan Papua dalam semangat persatuan Indonesia.

Lagu ini diciptakan oleh Hebat Fatahilah dan dibawakan oleh penyanyi Vien Mangku serta rapper Qibah Mansawan. Lirik lagu Torang Bisa menceritakan empat hal yang diyakini dan dilakukan para atlet yang akan bertanding di PON ke-20 yaitu, kita bisa menjaga persatuan bangsa, menanamkan jiwa sportivitas, menyatukan perbedaan, dan saling mendukung serta bersatu melaju menjadi juara.

Lagu Torang Bisa ini sudah dirilis panitia penyelenggara. Lagu ini bisa diakses masyarakat umum di channel resmi PON Papua 2021.

"Pemilihan theme song cukup panjang, dimulai dari sayembara dari Maret 2021 yang diikuti oleh 24 kontestan. Pada akhirnya ada 15 kontestan yang submit dari dalam dan luar papua," kata Karsudi saat memberikan keterangan pers.

"Lewat proses penjurian dari para pekerja seni asal Papua hingga akhirnya dipilih Torang Bisa. Lagu ini sudah launching di Jayapura dan disebarkan di seluruh media Papua dan PB PON," ujarnya menambahkan.

"Adapun maknanya sebagaimana dalam proses penjurian, bahwa lagu ini punya makna yang mendalam. Menggambarkan semangat dari tanah Papua sebagai provinsi paling timur, tempat matahari terbit. Meski tak semua kenal, diharapkan papua bisa dikenal dari lagu Hebat Fatahilah," katanya lagi.

[Gambas:Youtube]



PB PON PapuaPelaksana tugas koordinator Bidang Pemasaran PB PON Karsudi dan Roy Letlora selaku Ketua Bidang II PB PON (Muhammad Robbani/detikSport)

Sementara Roy Letlora menjelaskan persiapan Papua menjadi tuan rumah ajang empat tahunan ini. Ia berpesan kepada semua untuk tak perlu ragu dengan masalah keamanan di Papua.

Ia menjamin, masyarakat Papua tak seperti yang selama ini muncul di benak masyarakat Indonesia kebanyakan. Roy Letlora mau Papua bisa lebih dikenal di Indonesia lewat kesuksesan penyelenggaraan PON. Pesta olahraga se-Indonesia ini menjadi kesempatan emas bagi Papua untuk lebih dikenal.

"Saya Ketua Bidang II juga membawahi keamanan. Pada opening dan closing itu nanti akan khusus dijaga TNI. Isu keamanan memang sensitif apalagi ada insiden kebakaran di bandara, tapi itu bukan rangkaian teror," ucap Roy.

"Masalah keamanan ini sudah diantisipasi sejak dini. Penembakan dan pembakaran bandara yang terjadi itu sangat jauh dari lokasi PON. bisa dibilang kalau jalan kaki berbulan-bulan. Antisipasi pengamanan PON lebih ke penyekatan sosial kultural. Misalnya masyarakat sekitar menjadi volunteer," tuturnya.

"Diharapkan tak ada penyusupan ditemani, dalam perekrutannya ada 70 (calon volunteer) yang tak lolos administrasi dari saudara kita yang berseberangan dengan kita. Ini isu sensitif, tapi kami persuasif dengan merangkul sehingga mereka siap mendukung PON," pungkasnya.

(aff/krs)