Menpora Nilai Penerapan Prokes di Pertandingan Liga 1 Sesuai Harapan

Khoirul Anam - Sport
Minggu, 12 Sep 2021 23:31 WIB
Menpora Zainudin Amali
Foto: Kemenpora
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meninjau pelaksanaan pertandingan Liga 1 yang mempertemukan tim Arema FC kontra Bhayangkara FC di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, pada hari ini. Adapun ia menemukan penerapan protokol kesehatan (prokes) selama pertandingan yang berjalan sesuai harapan.

"Kedatangan saya di sini pertama yaitu ingin melihat bagaimana penerapan protokol kesehatannya, sebagaimana yang sudah kita bahas dalam rapat koordinasi yang sudah dilakukan berkali-kali," kata Amali dalam keterangan tertulis, Minggu (12/9/2021).

Amali menyebut, penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadi jaminan dalam keberlangsungan kompetisi sepak bola di Tanah Air. Apalagi, kata dia, Liga 2 akan segera digulirkan.

"Saya memang sejak bergulirnya kompetisi belum sempat meninjau karena saat bersamaan kunjungan kerja ke Papua. Kemudian setelahnya persiapan Hari Olahraga Nasional. Nah baru ini saya meninjau," ujarnya.

Lebih lanjut, Amali mengaku puas karena protokol kesehatan benar-benar dijalankan. Amali juga meminta wasit yang memimpin pertandingan berlaku netral dan adil.

"Sebagaimana yang kita saksikan, semua berjalan sesuai harapan kita. Kompetisi terhenti sudah lama dan baru dimulai lagi, misalnya wasit sudah lama tidak memimpin pertandingan, saya kira harus adil. Kemudian juga dengan pemain, mereka sudah lama tidak merasakan atmosfer pertandingan. Saya harap kedisiplinan ini harus tetap terjaga," terangnya.

Di samping itu, ia mengapresiasi sikap suporter selama pelaksanaan Liga 1 bergulir. Amali menyampaikan terima kasih kepada para pendukung masing-masing klub karena tidak datang ke stadion saat pertandingan berlangsung.

"Saya apresiasi suporter yang konsisten memberi dukungan (kepada klub) dari rumah saja. Sebab itu kekhawatiran dari banyak pihak," kata Amali.

Ia menilai, selama kompetisi sepak bola nasional kembali bergulir di tengah pandemi COVID-19, para pendukung tetap konsisten untuk tidak menggelar nonton bareng.

"Mohon dukungan semua pihak agar kompetisi Liga 1 sekarang ini bisa lancar sampai akhir. Kemudian juga dengan Liga 2 yang sebentar lagi akan digulirkan. Terima kasih juga kepada pihak keamanan yang telah mengamankan selama pertandingan," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan terima kasih kepada Amali yang telah memperjuangkan kompetisi bergulir kembali. Ia melaporkan semua kegiatan telah berjalan sesuai dengan komitmen.

"Kegiatan lancar, tertib, dan aman. Ini sesuai dengan harapan pemerintah, yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kita juga harap karena sudah tak lama memimpin pertandingan, wasit harus berlaku adil. Kita juga memberi teguran jika ada yang tidak sesuai harapan," kata Iriawan.

Sebagai informasi, pertandingan Arema FC melawan Bhayangkara FC berakhir dengan skor 1-1. Bhayangkara FC berhasil unggul lebih dulu melalui tandukan Ezechiel Ndouasel di menit ke-65. Sementara itu, Arema FC berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Dendi Santoso setelah memanfaatkan bola muntah pada menit ke-72.

Bhayangkara FC harus bermain dengan sepuluh pemain setelah pemain pengganti mereka, TM Ichsan dikeluarkan dari lapangan usai mendapatkan dua kartu kuning.



Simak Video "Liga 1 dan 2 Digelar Tanpa Penonton, Bila Dilanggar Sanksi Mengintai"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/krs)